Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Balikpapan Penyangga IKN, ASN Diminta Fokus Mengabdi Membangun Kota

Kompas.com, 17 April 2024, 10:23 WIB
Add on Google
Hilda B Alexander

Penulis

BALIKPAPAN, KOMPAS.com - Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas'ud meminta semua pegawai di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan, untuk fokus mengabdi bekerja membangun kota.

Terlebih Balikpapan memiliki posisi dan peran strategis dan kian dekat menjadi penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN).

"Balikpapan memiliki peranan sangat strategis. Balikpapan harus bisa mempertahankan prestasi yang telah diraih selama ini, seperti di bidang kebersihan dan lalulintas. Kita fokus pada hari masuk kerja ini, bisa bekerja lebih baik lagi," ujarnya.

Baca juga: Selasa 16 April, ASN Balikpapan Mulai Masuk Kerja

Karena para pegawai di lingkungan Pemerintah Kota Balikpapan memiliki janji dan sumpah pengabdian yang mengharuskan tetap fokus membangun Kota Beriman.

"Semoga dengan semangat memasuki bulan Syawal ini dengan niat bersama, tujuan bersama membangun kota Balikpapan," imbuh Rahmad.

Oleh karena itu, dia menegaskan agar seluruh perangkat daerah memberikan pelayanan dan pengabdian terbaik kepada masyarakat dan bangsa khususnya Kota Balikpapan.

Rahmad juga meminta kepada pegawai di lingkungan Pemkot Balikpapan untuk bisa memasang mata dan telinga terhadap dampak dari pemindahan IKN, baik positif dan negatif.

"Kalian semua yang menjadi mata dan telinga dari Pemkot Balikpapan terhadap hal-hal yang tidak kita inginkan, mudah-mudahan kita dapat meminimalisir permasalahan sosial yang akan banyak kita hadapi," tutur wali kota.

Baca juga: Transformasi Sistem Kesehatan, Balikpapan Gelar Health Conference 2024

Lebih lagi Balikpapan meraih Adipura Kencana yang tentunya menjadi daerah yang nyaman di huni dan menjadi contoh bagi daerah di Kaltim.

"Semoga kalian semua mampu mengemban amanah ini semua," ujar Rahmad.

Lanjut dia, di hari perdana kembali masuk kerja, Wali Kota Rahmad berharap agar tidak ada pegawai yang tidak masuk kerja.

"Semoga ini menjadi momentum kita untuk mendekatkan diri kita sang pencipta serta kepada pimpinan masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD)," tuntas Rahmad.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau