Penulis
NUSANTARA, KOMPAS.com - Kendati belum tuntas 100 persen, namun Kantor Presiden yang berada di Kawasan Istana Presiden, Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP), Ibu Kota Nusantara (IKN), telah berdiri megah.
Betapa tidak, kemegahan bangunan seluas 11.200 meter persegi pada ketinggian 83,50 meter di atas permukaan laut (mdpl) ini sangat menyita perhatian dengan bentangan kepak sayap Garuda.
Kompas.com mendapatkan kesempatan langka, menjelajahi eksterior dan interior Kantor Presiden ini, Senin (6/5/2024).
Baca juga: Mengintip Apartemen ASN di IKN, Modern, Luas, dan Fully Furnished
Bangunan ikonik, sekaligus monumental ini merupakan tempat Kepala Negara Republik Indonesia dan Ibu Negara bekerja. Dirancang dengan bentuk bangunan istimewa, dan tidak sederhana.
Merepresentasikan keagungan dan kewibawaan melalui kemegahan yang ditampilkan dalam facade bilah selubung Garuda dan penataan interior khususnya lobby utama dengan fungsi sebagai ruangan pertama saat menginjakkan kaki.
Istana Negara yang merefleksikan bentuk Burung Garuda masih dalam tahap penyelesaian konstruksi. Istana Negara bereda di dalam Kawasan Istana Presiden, berama dengan kantor Presiden, Lapangan Upacara, Kantor Sekretariat Presiden, dan Kantor Paspampres.Lapisan permukaan yang disebut patina ini memberikan perlindungan tingkat tinggi pada logam dari atmosfer, tanpa memerlukan lapisan tambahan.
Oksidasi permukaan baja tahan cuaca ini membutuhkan waktu enam bulan. Bila baja tahan cuaca dan karat ini mengalami proses pengaratan tanpa pelapis proteksi karat, akan mulai berkarat pada permukaan eksternal selaiknya baja biasa.
Baca juga: Bocoran Interior Istana Negara IKN, Ada 11 Ruang dengan Artwork Nusantara
Paduan elemen dalam baja tahan karat akan membuat lapisan permukaan pelindung dan membentuk karat bertekstur, sehingga dapat menahan laju korosi.
Dengan memanfaatkan karakteristik baja seperti ini, baja tahan karat dapat digunakan tanpa pelapis proteksi karat atau boleh dibilang "karat menyelamatkan karat".
Baja tahan cuaca ini memiliki potensi untuk bertahan selama beberapa dekade hingga lebih dari satu abad.
Kantor Presiden, Istana Negara, dan Lapangan Upacara di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Ibu Kota Nusantara (IKN)Saat ini, progres pembangunan Kantor Presiden telah mencapai lebih dari 80 persen.
Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengatakan, pekerjaan yang sekarang sedang digenjot adalah arsitektural, penataan interior, lanskap, elemen dekoratif (ukiran Nusantara), dan lain sebagainya.
Baca juga: Progres 88 Persen, Rumah Jabatan Menteri di IKN Harus Kelar Juli Ini
"Insya Allah selesai Juni 2024," ucap Basuki.
Khusus pekerjaan arsitektural dan penataan interior Kantor Presiden, mencakup drop off area yang berada di lantai bawah 2.
Kantor Presiden yang dilapisi bilah selubung Burung Garuda di Kawasan Istana Presiden, KIPP Ibu Kota Nusantara (IKN), siap digunakan pada 17 Agustus 2024.Selanjutnya Ruang Rapat Kabinet di lantai 1, Ruang Tunggu Peserta Rapat di lantai Mezzanine 2, dan Ruang Kerja Presiden di lantai 2.
Baca juga: Bahlil Siapkan Lahan untuk Konglomerat Sukanto Tanoto di IKN
Basuki mengatakan, seluruh material interior Kantor Presiden merupakan produk lokal (dalam negeri), yang terutama menonjol adalah marmer Ujungpandang pada lapisan dinding, dan tegel yang diproduksi di Yogyakarta.
Sementara elemen interior satu-satunya yang didatangkan dari mancanegara, Afrika, yakni pelapis lantai marmer Labradorite.
Kawasan Istana Presiden di Ibu Kota Nusantara (IKN), mencakup Istana Negara, Kantor Presiden, Kantor Skretariat Presiden, dan Lapangan UpacaraBilah selubung ini berjumlah total 4.661 unit yang terbagi atas 16 segmen yang dikerjakan selama 15 bulan.
Baca juga: Progres 88 Persen, Rumah Jabatan Menteri di IKN Harus Kelar Juli Ini
Bilah selubung terdiri dari sayap kiri (timur), dan sayap kanan (barat). Bilah dipasang pada perimeter luar gedung dan dilakukan pengelasan pada pelat embeded yang menempel pada balok perimeter.
Setelah proses erection selesai, dilakukan tahap perkuatan pengelasan dan juga penyetelan kelurusan.
"Kantor Presiden merupakan prasarana pelaksanaan upacara yang akan tuntas pada Juni 2024 selain Istana Negara dan Lapangan Upacara," tuntas Basuki.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang