Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

"Groundbreaking" Ke-6 IKN Libatkan Sejumlah Nama Besar Sektor Pendidikan dan Lifestyle

Kompas.com, 16 Mei 2024, 11:15 WIB
Hilda B Alexander

Penulis

NUSANTARA, KOMPAS.com - Pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur, terus mengalami akselerasi dan eskalasi intensif.

Tak hanya dalam sektor konstruksi fisik terkait infrastruktur dasar Batch 1 yang sudah mencapai 81 persen, melainkan juga pembangunan kapasitas dan kompetensi sumber daya manusianya.

Hal ini menyusul rencana peletakan batu pertama atau groundbreaking keenam yang digelar pada akhir Mei 2024 bertepatan dengan bulan kebangkitan Nasional.

Baca juga: OIKN Sukses Tarik Minat 8 Raksasa Teknologi Dunia Bangun Command Center Ultimate

Deputi Bidang Transformasi Hijau dan Digital Otorita IKN (OIKN) Mohammed Ali Berawi menuturkan, groundbreaking keenam ini mencakup pembangunan fasilitas pendidikan, fasilitas lifestyle, pusat olahraga, dan ekosistem pendukung yang melibatkan sejumlah nama besar.

Fasilitas pendidikan termasuk di dalamnya pengembangan pusat riset, sekolah terpadu, hingga kampus perguruan tinggi (universitas).

Sementara fasilitas lifestyle meliputi bidang kuliner atau food and beverage (F&B), ruang pamer (showroom) kendaraan listrik, dan kantor telekomunikasi.

Adapun ekosistem pendukung mencakup refortasi hutan tropis, dan pelayanan perbankan serta program Kredit Pemilikan Rumah (KPR).

"Fasilitas-fasilitas ini merupakan bagian dari platform Nusantara Knowledge Hub (K-Hub) sebagai upaya OIKN dalam membangun brainware dengan tujuan menjadikan IKN sebagai living lab bagi pengembangan teknologi. Di mana riset dan teknologi menjadi pembangkit ekonomi masa depan," tutur Ali kepada Kompas.com, Kamis (16/5/2024). 

Baca juga: IKN Dorong Investasi di Kota Balikpapan Naik Signifikan

Ali mengharapkan, kehadiran platform Nusantara K-Hub ini akan mendorong terbangunnya pusat-pusat riset yang dapat memproduksi dan mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi, serta lahirnya startup-startup dengan kapasitas dan kompetensi tingkat dunia.

"Jika ini terealisasi, IKN akan turut serta secara aktif dalam proses produksi pengembangan teknologi untuk menghasilkan sebuah potensi dan kemampuan bagi pembangunan Indonesia masa depan," imbuh Ali.

Hingga saat ini, platform Nusantara K-Hub telah diminati oleh lebih dari 40 perusahaan teknologi global dan pelaku industri terkait.

Baca juga: Akhir Mei, Jokowi Resmikan Groundbreaking Sekolah Al Azhar Summarecon IKN

Hal ini menjadi potensi bagi pengembangan Nusantara K-Hub sebagai pusat pengetahuan dan teknologi berkelanjutan, seperti halnya Station-F di Paris dan Newlab di New York.

Adapun badan usaha yang turut serta dalam prosesi groundbreaking keenam di IKN, sebagai berikut:

Sektor Pendidikan

1. Bina Bangsa School

Sekolah internasional ini dilengkapi dengan fasilitas pusat olahraga.

2. Gunadarma University

Kampus ini membuka program studi internasional.

3. Al Azhar Summarecon Nusantara

Ini merupakan sekolah Islam terpadu yang mencakup jenjang pendidikan SD, SMP, dan SMA. 

4. Research Center 

Pusat riset terpadu berstandar internasional ini merupakan hasil aliansi strategis antara Standford University, Pertamina University, dan Bakrie University.

5. Lim Kok Wing University of Creative Technology


Fasilitas Lifestyle

1. Arena 

Fasilitas food and beverage ini berisi tenant-tenant terkemuka seperti Penang Bistro, Seribu Rasa, Greyhound Cafe, Masillia Cucina Italiana, dan Tatsuya Restaurant.

2. Astra Biz Center

Raksasa otomotif Indonesia ini juga ikut serta dalam groundbreaking keenam dengan membangun showroom kendaraan listrik.

3. PLN Icon Plus

Badan usaha pelat merah ini ikut membangun IKN dengan merealisasikan central telecommunication office.


Ekosistem Pendukung

1. Reforestasi 

SKK Migas dan Eni, perusahaan energi multinasional asal Italia berkolaborasi melakukan penanaman (reforestasi) 1.000 pohon di lahan seluas 14 hektar.

Reforestasi ini menggenapi pembangunan IKN dengan konsep smart, green, and forest city yang 65 persen lahannya dialokasikan sebagai ruang terbuka hijau.

2. Pelayanan Perbankan

PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk mengikuti bank Himbara lainnya, dengan membangun pelayanan perbankan sekaligus peluncuran Kredit Pemilikan Rumah (KPR).

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau