Penulis
NUSANTARA, KOMPAS.com - Landasan pacu Bandara VVIP atau Nusantara Airport di Ibu Kota Nusantara (IKN) masih dalam tahap konstruksi dan menjadi prioritas untuk diselesaikan jelang Upacara HUT ke-79 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI).
Panjang runway yang tengah dikerjakan secara simultan dan akseleratif oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mencapai 2.200 meter.
Ketua Satgas Pelaksanaan Pembangunan Infrastruktur IKN Danis Hidayat Sumadilaga menuturkan, pada intinya, Kementerian PUPR mencoba agar target tersebut dapat dicapai.
"Namun, ada satu hal yang perlu diantisipasi yaitu kondisi cuaca yang sulit diprediksi. Kami berharap ke depan cuaca baik dan tidak banyak hujan," ujar Danis kepada Kompas.com, Senin (15/7/2024).
Baca juga: Harga Tanah di IKN, Mulai Rp 400.000 Per Meter Persegi hingga Premium
Saat ini, progres konstruksi fisik landasan pacu masih ada di angka 45,5 persen.
Bila cuaca memungkinkan atau tidak hujan, perhitungan Kementerian PUPR adalah runway akan teraspal seluruhnya pada 10 Agustus 2024.
Hal senada dikatakan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi. Bahwa tantangan terbesar pembangunan Bandara IKN adalah hujan yang terjadi terus-menerus di wilayah Kalimantan Timur.
Hujan terus menerus selama 22 hari dalam satu bulan ini dikenal sebagai fenomena Madden Julian Oscillation.
Karenanya Budi menginstruksikan modifikasi cuaca untuk terus ditingkatkan dalam beberapa bulan ke depan, agar pembangunan bandara IKN menjadi optimal.
Menurutnya, dari pembicaraan saat rapat dan pengalaman di lapangan, tantangan terbesar dalam pembangunan infrastruktur di IKN adalah cuaca.
"Perlu diketahui, curah hujan di wilayah Kalimantan Timur cukup tinggi dalam satu bulan terakhir, bahkan hanya delapan hari cuaca cerah. Oleh karena itu modifikasi cuaca menjadi keharusan," ujar Menhub.
Dijelaskan Menhub, dari total 30 hari, terhitung hanya 8 hari yang cerah di kawasan IKN. Jika kondisi ini terus terjadi, target pembangunan sejumlah fasilitas Bandara IKN berpotensi mundur dari rencana awal.
Baca juga: Penjelasan Basuki, OIKN Jadi Pemdasus Ditetapkan Prabowo-Gibran
BMKG telah melakukan upaya modifikasi cuaca dan umumnya berhasil mengurangi intensitas hujan.
Budi telah meminta modifikasi cuaca di wilayah Kalimantan Timur dapat ditingkatkan bekerja sama dengan seluruh pemangku kepentingan.
"Saya berharap langkah ini dapat menunjang percepatan pembangunan infrastruktur di kawasan IKN secara keseluruhan. Mohon doa dari seluruh rakyat Indonesia agar berbagai upaya yang dilakukan dapat membuahkan hasil terbaik,” harapnya.
Menhub juga menerangkan, pembangunan landasan pacu fungsional Bandara IKN untuk menyambut HUT ke-79 Kemerdekaan RI diupayakan hingga 2.200 meter.
"Adapun pengerjaan landasan pacu oleh Kementerian PUPR ini dilakukan dengan sangat baik, sesuai prosedur, dan dipastikan telah memenuhi keamanan berstandar internasional," ungkap Budi.
Baca juga: Rincian Infrastruktur Pendukung Pelaksanaan Upacara HUT RI di IKN
Dalam kunjungannya ke proyek pembangunan Bandara VVIP IKN, Budi meninjau beberapa titik. Salah satunya gedung terminal bandara.
Menurutnya, progres pembangunan di lokasi ini secara umum sudah baik dan bisa terus dimaksimalkan.
“Jalan akses menuju bandara sudah bisa dilalui. Pekerjaan lain yang saat ini juga tengah dilaksanakan meliputi pemasangan plafon hingga mekanikal elektrikal,” jelas Menhub.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang