Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Ini Trek Uji Coba Kereta Otonom Tanpa Rel Buatan China di IKN

Kompas.com, 19 Juli 2024, 14:00 WIB
Add on Google
Hilda B Alexander

Penulis

NUSANTARA, KOMPAS.com - Kereta otonom atau Autonomous Rail Transit (ART) yang merupakan bagian dari sistem transportasi cerdas Ibu Kota Nusantara (IKN), telah tiba di Jakarta pada Selasa 16 Juli 2024.

ART yang merupakan produksi BUMN China CRRC Zhuzhou Institute Co Ltd dan Norinco ini dikirim dari Shanghai, melintasi rute Laut China Selatan, hingga kemudian berlabuh di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta.

Baca juga: Dibangun 29 Jam, Topping Off HPK Tahap II di IKN Sabet Rekor MURI

Deputi Transformasi Hijau dan Digital Otorita IKN Mohammed Ali Berawi menuturkan, ART akan tiba di Balikpapan, Kalimantan Timur, pada pekan keempat Juli 2024, atau maksimal rentang tanggal 24-27 Juli 2024.

Menurutnya, proses custom clearance atau izin resmi dan dokumen lengkap pengiriman akan dilakukan di Pelabuhan Semayang Balikpapan, sejak kedatangan.

"Setelah clearance, sarana akan dimobilisasi menuju IKN pada 30 Juli 2024, dan tiba di lokasi pada hari yang sama," ungkap Ale, sapaan akrabnya, kepada Kompas.com, Jumat (19/7/2024).

Autonomous Rail Transit (ART) atau kereta otonom dijadwalkan tiba di Jakarta dari Shanghai, China, tanggal 16 Juli 2024OIKN Autonomous Rail Transit (ART) atau kereta otonom dijadwalkan tiba di Jakarta dari Shanghai, China, tanggal 16 Juli 2024
Pemasangan dan uji coba mandiri oleh tim teknis ART CRRC Zhuzhou & Norinco akan berlangsung selama tiga hari, mulai 31 Juli hingga 2 Agustus 2024.

Moda transportasi ramah lingkungan yang berjalan tanpa rel ini akan menjalani uji coba atau Proof of Concept (PoC) pada 10 Agustus 2024, saat pekerjaan konstruksi infrastruktur dasar IKN disetop sementara.

"Jalur yang akan digunakan untuk PoC adalah Jalan Sumbu Kebangsaan Sisi Barat. Markanya sudah terpasang," imbuh Ale.

Ale mengaku, jalur yang akan digunakan ini sempat mengalami perubahan karena ada ketidaksesuaian antara desain dan spesifikasi dengan yang terpasang di lapangan.

Namun demikian, ketika dia meninjau langsung Jalan Sumbu Kebangsaan Sisi Barat pada Kamis (18/7/2024), ukuran lebar jarak marka-nya sudah sesuai.

Baca juga: Appraisal Masih Jadi Masalah Pembebasan 2.086 Hektar Lahan IKN

"Ya kemarin sempat perlu perubahan ukuran lebar jarak marka-nya untuk menyesuaikan dengan specification ART-nya," cetus Ale.

ART merupakan kereta berpemandu lidar (deteksi dan jangkauan cahaya) untuk angkutan penumpang perkotaan.

Delegasi CRRC Zuzhou & Norinco meninjau Jalan Sumbu Kebangsaan Sisi Barat di Ibu Kota Nusantara (IKN) sebagai jalur PoC kereta otonom yang akan diuji coba pada 10 Agustus 2024.Adam Rafieariq Delegasi CRRC Zuzhou & Norinco meninjau Jalan Sumbu Kebangsaan Sisi Barat di Ibu Kota Nusantara (IKN) sebagai jalur PoC kereta otonom yang akan diuji coba pada 10 Agustus 2024.
"Sistem ART dapat beroperasi secara mandiri tanpa memerlukan sensor pemandu," imbuh Ale.

Namun demikian, Ale menegaskan, CRRC Zhuzhou & Norinco belum ditetapkan sebagai penyedia transportasi cerdas berkelanjutan di IKN.

Pihaknya membuka kesempatan bagi pabrikan lain untuk melakukan PoC produk sekaligus menunjukkan keandalannya di IKN sebagai living lab bagi kemajuan teknologi terbaru di bidang transformasi hijau dan digital.

Baca juga: Pemprov Kaltim Siapkan Videotron buat Nobar Upacara 17 Agustus di IKN

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau