Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Hyundai Investasi Rp 500 Miliar, Bangun Fasilitas Terintegrasi di Balikpapan

Kompas.com, 21 Juli 2024, 18:44 WIB
Hilda B Alexander

Penulis

NUSANTARA, KOMPAS.com - Pertumbuhan ekonomi Kalimantan Timur yang terus meningkat dan berada di atas pertumbuhan ekonomi Nasional, menstimulasi Hyundai Construction Equipment untuk membangun Hyundai Facility di Balikpapan.

Hyundai Facility merupakan fasilitas terpadu yang mengintegrasikan antara workshop, ruang pamer, dan produk baru, dan pusat pelatihan bagi para mitra.

Pembangunannya diresmikan oleh Pj Gubernur Kalimantan Timur Akmal Malik dan CEO Heavy Industries (HD) Hyundai Construction Equipment Choi Cheol Geon, Minggu (21/7/2024).

Kehadiran raksasa konstruksi asal Korea Selatan itu, menurut Pj Gubernur Kalimantan Timur Akmal Malik didorong oleh pertumbuhan ekonomi Kalimantan TImur yang terus meningkat dari tahun ke tahun.

Baca juga: HIPMI Balikpapan Incar Proyek Konstruksi hingga F&B di IKN

Pada 2023, pertumbuhan ekonomi tercatat 6,22 persen. Kemudian pada Kuartal I-2024 menjadi 7,2 persen.

Sebesar 34 persen di antaranya dikontribusi oleh infrastruktur. Ini artinya kebutuhan peralatan pendukung infrastruktur sangat potensial ke depannya.

"Ke depan prospeknya masih sangat bagus. Walaupun harga batu bara sedang turun, tetapi ke depan akan tetao menjadi primadona. Hal ini karena 40 persen Pendapatan Asli Daerah )PAD) Kalimantan Timur, dari pertambangan seperti batu bara, minyak dan gas," ungkap Akmal.

Oleh karena itu, dia mengapresiasi HD Hyundai Construction Equipment, sebagai perusahaan kontraktor teknik dan konstruksi asal Korea Selatan, yang telah menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan di Indonesia, Kalimantan Timur, dan Ibu Kota Nusantara (IKN).

Baca juga: 29 Juli, Taksi Terbang IKN Buatan Hyundai Diuji, Ini Spesifikasinya

"Bahwasannya pembangunan akan tetap berjalan ke depan. IKN adalah keniscayaan dan daerah penyangga harus dipersiapkan untuk pertumbuhan itu," cetusnya.

Selain itu, menurut Akmal, ini adalah momen yang sangat penting dan strategis dalam mendukung perkembangan infrastruktur dan pemberdayaan Sumber Daya Manusia (SDM).

Direktur Jenderal Otonomi Daerah Kemendagri itu juga meminta jajaran Dinas PMPTSP Kaltim dan kabupaten kota untuk menghadirkan kenyamanan bagi investor yang masuk berinvestasi.

"Kita sebagai bagian pemerintah harus bisa memberikan kenyamanan bagi para investor, seperti juga mottonya Hyundai, building comfortable tomorrow, ini juga menjadi tagline yang menarik bagi kita, dan kita menyiapkan kenyamanan mereka dalam berinvestasi," tegas Akmal.

Baca juga: Catat, Timeline Kereta Otonom Tanpa Rel Buatan China Mengaspal di IKN

CEO HD Hyundai Construction Equipment Choi Cheol Geon mengatakan ada dua tujuan utama pendirian basis Hyundai Construction Equipment di Balikpapan.

Pertama untuk meningkatkan pelayanan, dan perusahaan terus berupaya memberikan dukungan terbaik bagi pelanggan dan mendengarkan masukkan mereka dan terus berusaha perbaiki sistem suku cadang dan kemampuan dalam layanan.

"Kami berencana untuk menggunakan basis kami di Balikpapan untuk mendistribusikan suku cadang, mendirikan bengkel dan merencanakan orang lokal guna meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat secara keseluruhan," tandasnya.

Tujuan kedua, lanjut Choi Cheol Geon, dari basis baru Hyundai Construction Equipment ini adalah pengembangan bakat di wilayah Kalimantan Timur, dan berencana untuk mendirikan pusat pelatihan agar para mitra dapat belajar dan berkembang.

Untuk merealisasikan fasilitas terpadu selaus 2 hektar di Balikpapan ini, Hyundai Construction Equipment mengalokasikan investasi senilai Rp 500 miliar.

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau