Selain itu, bangunan juga didesain tanggap iklim dan meminimalisasi perubahan terhadap bentuk dan kondisi topografi tapak.
Lantai bangunan Istana Negara dilapisi marmer, parket, dan homogenous tile (HT). Dan khusus lantai lobi, dilapisi marmer hijau Juparana.
Marmer pelapis lantai yang digunakan merupakan produksi lokal, didatangkan langsung dari Makassar, Sulawesi Selatan.
Sementara dindingnya merupakan beton 20 sentimeter yang dilapisi kayu ukiran hasil karya seniman dari Pulau Jawa dan Bali dengan craftmanship tinggi, kemudian sebagian dinding lainnya dilapisi anyaman pisang, HT, marmer, granit, dan labradorite.
Berlanjut ke plafon Istana Negara yang terbuat dari gypsum, kayu solid, veneer, ukiran kayu dan tembaga.
Sedangkan sebagian pintu-pintu di bangunan Istana Negara bermaterialkan kayu jati solid, sebagian lagi merupakan pintu anti peluru, dan pintu besi.
Presiden Jokowi mengundang sejumlah influencer atau persona asal Kota Jakarta untuk bermalam di IKN pada Minggu (28/7/2024).
Sayangnya, mereka yang merupakan perwakilan generasi muda Indonesia juga masih salah dalam penyebutan nama gedung berbentuk garuda raksasa tersebut.
Seperti halnya Irwansyah dan isterinya, Zaskia Sungkar yang menyebut gedung garuda itu dengan nama Istana.
"Istananya, garuda ya," ujar Irwansyah saat ikut menambahkan testimoni yang diberikan isterinya, dikutip dari video Youtube Sekretariat Presiden.
Sementara Zaskia Sungkar membagikan pengalamannya saat merasa berkunjung ke IKN seperti masuk ke dunia lain.
"Benar-benar experience, walaupun padat ya satu hari ini tapi kita semua aku rasa sepakat happy banget dan terutama begitu sampai di IKN kayak masuk dunia lain, keren banget, aku enggak nyangka progresnya sudah sampai tahap ini, benar-benar sudah kelihatan kemegahannya, arsitekturnya keren, alamnya juga cantik, danaunya juga itu bagus banget, dan Istananya juga megah banget, futuristik tapi tetapi culture dan heritage Indonesia itu tetap dipertahankan," ucap Zaskia.
Begitu pula dengan Atta Halilintar yang menyebut Istana Negara IKN Instagramable, sehingga dirinya ingin berfoto di sana.
"Istananya juga unik gitu ya, yang menurutku Instagramable banget jadi kalau ke sini kayak pengin foto aja gitu sama Istana," kata Atta.
Sedangkan Raffi Ahmad mengatakan bahwa ibu kota negara baru tersebut merupakan proyek yang prestisius.
"Untuk menjalankan suatu pemerintahan untuk kepala negara beserta jajarannya ada di sini, ini merupakan suatu prestisius juga, kalau misal tamu-tamu luar negeri datang ke Indonesia tahu bahwa Indonesia itu indah sekali," cetus Raffi.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang