
Artikel ini adalah kolom, seluruh isi dan opini merupakan pandangan pribadi penulis dan bukan cerminan sikap redaksi.
Ia diharapkan memperoleh keterampilan manual dan pengetahuan akademis serta mampu menunjukkan prinsip-prinsip ilmiah.
Hendaknya ia juga terampil menggambar dan mengerti geometri, mengetahui banyak sejarah, mengerti musik, memiliki pengetahuan tentang kesehatan dan kesejahteraan untuk memahami kebutuhan manusia di lingkungan yang sehat.
Ia berwawasan terbuka untuk mengetahui pendapat para ahli hukum dan mengenal sedikit teori astronomi untuk merancang bangunan publik dan privat yang terkait dengan orientasi mata angin dan matahari/benda-benda langit di mana bangunan akan ditempatkan pada suatu lokasi dan mengikat pada geografinya.
Arsitek harus menyelesaikan pertanyaan sulit yang melibatkan teori simetri dan metode geometri mengenai total biaya pengukuran bangunan karena berhubungan dengan proses kontruksi dan pembiayaan.
Oleh karena itu menurut Vitruvius, seseorang tidak berhak untuk menyatakan diri mereka sebagai arsitek dengan tergesa-gesa tanpa menapaki jenjang pendidikan dan dipupuk oleh pengetahuan tentang banyak seni dan ilmu pengetahuan.
Vitruvius menambahkan, arsitek tidak berarti seorang filsuf, musisi, ahli astronomi, pematung, pelukis atau seorang dokter.
Meskipun arsitek tidak perlu unggul dalam semua hal, ia tidak boleh tidak terampil di dalam proses berarsitekturnya.
Jika demikian, secara pedagogi Nyoman Nuarta bukanlah seseorang dengan latar pendidikan arsitektur.
Di sisi lain, arsitek terkenal dari Jepang yakni Tadao Ando memelajari secara otodidak karya-karya arsitektur ternama dan memiliki intuisi yang baik sebagai perancang meski tidak menempuh pendidikan formal arsitektur.
Sempat menjadi petinju di Bangkok saat usia mudanya ia mempelajari karya arsitek Le Corbusier, Ludwig Mies van der Rohe, Frank Lloyd Wright, dan Louis Kahn sembari mengunjungi kuil, tempat suci, dan rumah teh di Kyoto dan Nara untuk mengalami sendiri arsitektur bangunan asli dan membaca banyak buku-buku arsitektur.
Tadao Ando sejak 1969 telah mengikuti ujian praktik arsitektur dan memulai studio arsitekturnya yang karya-karya arsitekturnya kerap mendapatkan penghargaan dan sayembara internasional seperti The Pritzker Architecture Prize.
Sementara itu Nyoman Nuarta yang berlatar belakang pendidikan seni rupa dan karya Istana Garuda-Istana Negara di IKN terlihat didominasi oleh intuisi, ketrampilan, pengalaman dan pengetahuannya.
Ia sendiri tidak memiliki atribut resmi sebagai Arsitek Utama sehingga polemik tentang etika ini mencuat.
Jadi bukan karena latar belakang pendidikannya ia menuai kritik namun karena proses praktiknya di mana hal ini menjadi tidak selaras dengan amanah yang tertera di dalam UU Nomor 6/2017 tentang Arsitek.
Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter, tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan ini. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.