Penulis
"Nah, di sini kami sebagai pelaksana operasional di Balikpapan yang terdekat dengan IKN, kami mencoba menyiapkan dari sisi udaranya sesuai dengan kapasitas dan kemampuan," imbuh Fata.
Diharapkan, nanti pada saat IKN sudah mulai dioperasionalkan, pertahanan dari sisi udara sudah bisa diandalkan.
Kendati demikian, Fata menegaskan, pembangunan sistem pertahanan udara tidak hanya Lanud Dhomber, melainkan keseluruhan.
Seperti di Banjarmasin melalui pembangunan dari sisi mata (radar) baru, dan penggantian radar di Tarakan, serta beberapa wilayah lainnya.
"Jadi, yang sementara kami bangun adalah kemampuan radar. Ke depan kami juga akan mencoba menempatkan peluru kendali (rudal) jarak menengah di sekitar IKN," cetus Fata.
Saat ini, lini masa (timeline) pengadaan radar dan rudal sedang dalam proses di Kementerian Pertahanan (Kemenhan).
Meskipun smart air defense system dirancang untuk melindungi IKN, konsep tersebut bisa dikembangkan untuk seluruh Indonesia.
Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.