NUSANTARA, KOMPAS.com - Uji kelayakan atau feasibility study (FS) proyek tol bawah laut (immersed tunnel) di Ibu Kota Nusantara (IKN), Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) telah tuntas.
Kepala Otorita IKN (OIKN) Basuki Hadimuljono menyebutkan, tahun 2026 proyek tersebut akan didesain.
Basuki mengatakan hal ini usai bertemu Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid di Kantor Kementerian ATR/BPN, Jakarta, Selasa (31/12/2024).
"Sekarang kan baru selesai FS-nya, nanti baru desainnya. Mungkin, tahun depan baru desainnya, kira-kira (dua tahun lagi dibangun)," ucap Basuki singkat.
Adapun jalan tol bawah laut ini akan menjadi bagian dari jaringan Jalan Tol IKN.
Saat ini, proyek prestisius dan padat modal tersebut masih dalam tahap studi kelayakan dan masuk dalam rangkaian konektivitas Tol IKN Seksi 4A-4B.
Baca juga: Tol Bawah Laut Pertama Indonesia di IKN Dirancang 1,82 Kilometer
Betapa tidak padat modal, tol ini membutuhkan dana tak kurang dari Rp 11 triliun untuk asumsi angka tahun 2025 saat mulai dibangun.
Itulah mengapa, Tol Bawah Laut IKN bakal melibatkan para insinyur terbaik Indonesia ini diminati Korea Selatan (Korsel).
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang