Penulis
NUSANTARA, KOMPAS.com - Salah satu kota penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN), Balikpapan, Kalimantan Timur, siap menggelar perayaan pergantian tahun 2024 ke 2025.
Ada dua titik pesta kembang api yang akan digelar di kota minyak ini.
Kepala Kepolisian Resort Kota (Kapolresta) Balikpapan Komisaris Besar Polisi Anton Firmanto menyebutkan, dua titik tersebut adalah Pantai Balikpapan Super Block (BSB) di Jl Sudirman, dan Pantai Watu Beach Lamaru, Jl Mulawarman.
"Berdasarkan data yang kami himpun dari Badan Intelijen Mabes Polri keduanya telah mengantongi izin resmi," kata Anton di Balikpapan, Selasa (31/12/2024).
Baca juga: Ada IKN, Tingkat Kejahatan 2024 di Wilayah Polda Kaltim Turun
Untuk mengamankan perayaan pergantian tahun di BSB, Polresta Balikpapan akan menambah personel dan melakukan rekayasa lalu lintas.
Pengendara yang akan memutar di sekitar BSB dialihkan di depan Trakindo. Sebelumnya putaran balik ada di sekitar Lapangan M jasin, Brimob Polda Kaltim.
Namun, bila masih terjadi kemacetan, putaran balik kendaraan akan digeser hingga di depan Taman Makam Pahlawan (Dharma Agung).
Selain itu, pada malam pergantian tahun juga Jalan Minyak akan ditutup total mulai pukul 23.00 WITA hingga kondisi dan situasi lalu lintas landai.
Menurut anton, penutupan dilakukan karena Jalan Minyak merupakan akses menuju obyek vital nasional.
Sebelumnya, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Balikpapan melarang penggunaan kembang api jenis senapan suar pada malam tahun baru.
“Kami sangat melarang penggunaan senapan suar karena ini sangat berbahaya," tegas Kepala BPBD Balikpapan, Usman Ali di Balikpapan, Minggu (22/12/2024).
Hal ini karena kembang api jenis senapan suar bisa menjadi pemicu terjadinya kebakaran. Sifatnya tidak mudah padam di udara, dan bila jatuh ke rumah warga berisiko terjadi kebakaran.
Kehadiran Proyek Strategis Negara (PSN) Refinery Development Master Plan (RDMP) Kilang Minyak Balikpapan juga menjadi pertimbangan penggunaan senapan suar ini.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang