Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Perusahaan Asal Jerman Resmikan Fasilitas Baru di Penyangga IKN

Kompas.com, 19 Februari 2025, 10:22 WIB
Add on Google
Hilda B Alexander

Penulis

NUSANTARA, KOMPAS.com - Liebherr Indonesia, perusahaan yang berbasis di Jerman, meresmikan fasilitas baru di Balikpapan, Kalimantan Timur.

Balikpapan merupakan kota yang memiliki peran dan posisi strategis sebagai penyangga dan beranda Ibu Kota Nusantara (IKN)

Proyek yang dimulai pada awal tahun 2018 ini tuntas dibangun pada Agustus 2024, seiring terbitnya sertifikasi resmi dari pemerintah.

Fasilitas baru ini terdiri dari gedung perkantoran tiga lantai seluas 1.150 meter persegi dan gedung workshop seluas 2.650 meter persegi.

Baca juga: Industri Baja Nasional Berpeluang Besar Penuhi Kebutuhan Proyek IKN

Gedung ini diharapkan menjadi percontohan bagi perusahaan lain di Balikpapan, untuk menunjukkan potensi konstruksi dan praktik bisnis ramah lingkungan.

Project Manager Liebherr Indonesia Wisnu Aji mengatakan, fasilitas baru Liebherr Indonesia mengintegrasikan berbagai fitur inovatif yang bertujuan mengurangi jejak ekologis perusahaan.

Di antaranya pengelolaan aliran air secara efektif, pengurangan risiko banjir akibat curah hujan tinggi.

Kemudian penerapan sistem yang mampu mengumpulkan dan mengolah hingga 270 meter kubik air hujan untuk digunakan kembali, yang secara signifikan dapat mengurangi konsumsi air bersih.

Demikian halnya dengan fasilitas pengelolaan limbah yang selaras dengan standar keberlanjutan tertinggi.

Baca juga: IKN Tambah Nilai Industri Konstruksi Kaltim Jadi Rp 70 Triliun, Daya Saing Lokal Digenjot

Inovasi-inovasi ini menjadikan fasilitas Liebherr Indonesia sebagai acuan utama bagi perusahaan lain.

Pemerintah daerah bahkan berencana menjadikannya model untuk pengembangan konstruksi di Balikpapan pada masa depan.

"Fasilitas ini menjadi tolok ukur baru untuk konstruksi ramah lingkungan dan akan menjadi model bagi pembangunan di masa depan di Balikpapan," kata Wisnu dalam keterangannya kepada Kompas.com, Rabu (19/2/2025).

Wisnu menjelaskan, gedung baru ini akan memainkan peran krusial dalam mendukung dan memajukan operasi Liebherr Indonesia, terutama melalui fasilitas remanufaktur yang ditingkatkan.

Workshop yang lebih luas akan meningkatkan kapasitas perusahaan untuk memperbaiki, menggunakan kembali, dan meningkatkan komponen alat berat.

Hal ini memungkinkan Liebherr Indonesia mencapai tingkat efisiensi operasional yang lebih tinggi dan memenuhi permintaan yang terus meningkat akan solusi remanufaktur yang berkelanjutan.

Kemampuan remanufaktur ini tidak hanya mempercepat waktu penyelesaian, tetapi juga berkontribusi pada tujuan keberlanjutan yang lebih luas.

Baca juga: Konstruksi Gedung Layanan Jantung RSUD Kanujoso Djatiwibowo Tembus 90 Persen

Dengan mempromosikan ekonomi sirkular dan mengurangi dampak lingkungan, workshop ini akan menjadi landasan strategi Liebherr Indonesia, memperkuat daya saingnya di industri, dan memposisikan perusahaan sebagai pemimpin dalam praktik remanufaktur yang berkelanjutan dan inovatif.

Managing Director Liebherr Indonesia Christian Bombenger menambahkan, fasilitas baru ini merupakan pencapaian penting dalam komitmen kami terhadap inovasi dan keberlanjutan.

Dengan menyempurnakan kemampuan remanufaktur kami, kami berupaya meningkatkan efisiensi operasional dan mendorong tujuan perusahaan untuk menyediakan solusi berkelanjutan bagi para pelanggan.

"Fasilitas ini akan memainkan peran penting dalam memenuhi permintaan yang terus meningkat akan praktik-praktik remanufaktur yang bertanggung jawab terhadap lingkungan," ujar Christian.

Peresmian fasilitas baru ini tidak hanya menjadi tonggak penting bagi Liebherr Indonesia, tetapi juga bagi kemajuan industri konstruksi yang lebih berkelanjutan di Balikpapan dan Indonesia secara umum.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau