Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Tol IKN Disambut Antusias, 11.948 Kendaraan Melintas Saat Mudik

Kompas.com, 4 April 2025, 11:51 WIB
Hilda B Alexander

Penulis

NUSANTARA, KOMPAS.com - Pembukaan sementara Jalan Tol Ibu Kota Nusantara (IKN) sejak Senin, 24 Maret 2025, ternyata disambut antusiasme luar biasa oleh masyarakat.

Jalan tol yang merupakan jalur alternatif menjadi pilihan utama bagi warga yang hendak mudik Lebaran atau pulang kampung menuju Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kabupaten Paser, hingga Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel).

Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Kalimantan Timur, Hendro Satrio Muhammad Kamaluddin, mengungkapkan selama periode mudik Lebaran tanggal 24 Maret hingga 31 Maret 2025, Tol IKN dilintasi sebanyak 11.948 kendaraan.

Baca juga: Tol IKN Diprediksi Dilintasi 4.000 Kendaraan Per Hari Saat Mudik

"Kendaraan yang melintasi Tol IKN ini sebanyak 11.948 unit," ujar Hendro kepada Kompas.com, Kamis (4/4/2025).

Menurut Hendro, kondisi ini menunjukkan warga sangat antusias dengan pembukaan sementara atau fungsionalisasi Tol IKN.

Selain itu, pembukaan sementara Tol IKN ini juga sangat membantu distribusi kepadatan lalu lintas di jalan arteri pada periode mudik Lebaran.

"Ini menjadi jalan alternatif arus mudik dan juga arus balik Lebaran. Sangat membantu warga mempersingkat waktu tempuh," tambah Hendro.

Untuk diketahui, Jalan Tol IKN dibuka sementara selama 14 hari, mulai 24 Maret 2025 (H-7 Lebaran) hingga 7 April 2025 (H+7 Lebaran).

Baca juga: Sempat Diblokir Warga, Jalan Tol IKN Kembali Dibuka untuk Umum

Jam operasional mulai pukul 06.00-19.00 WITA, dengan sistem satu jalur bergantian. Arah Balikpapan menuju PPU 24-31 Maret 2025, dan Arah PPU menuju Balikpapan: 1-7 April 2025.

Ruas tol yang dibuka meliputi Seksi 3A Karangjoang-KKT Kariangau, Seksi 3B KKT Kariangau-Sp Tempadung, Seksi 5A Sp Tempadung-Jembatan Pulau Balang, dan Jembatan Pulau Balang Bentang Panjang.

Adapun akses masuk tol dari Kota Balikpapan melalui jalan menuju Pelabuhan Kariangau atau Jalan Soekarno-Hatta Kilometer 13.

Dengan antusiasme yang tinggi dan pemangkasan waktu perjalanan yang signifikan, Tol IKN terbukti menjadi solusi efektif untuk kelancaran arus mudik Lebaran 2025 di wilayah Kalimantan Timur.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau