Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kongres Diaspora Indonesia Ke-8 di IKN, Dihadiri Politisi Australia

Kompas.com, 23 April 2025, 10:00 WIB
Add on Google
Hilda B Alexander

Penulis

NUSANTARA, KOMPAS.com - Ibu Kota Nusantara (IKN) akan menjadi tuan rumah Kongres Diaspora Indonesia Ke-8 yang digelar Indonesian Diaspora Network (IDN) Global bersama Otorita IKN, pada 1-3 Agustus 2025.

Acara ini tidak hanya menghadirkan sekitar 350 diaspora Indonesia dari berbagai negara, tetapi juga menarik perhatian internasional, termasuk kehadiran politisi dari Australia yang ingin menjajaki peluang investasi di sektor pendidikan.

Dengan tema “Bersama Diaspora, Menjadikan IKN Ibu Kota Global Mendunia untuk Semua”, kongres ini menjadi panggung untuk memamerkan progres pembangunan IKN, memperkuat peran diaspora dalam pembangunan nasional, dan mempromosikan Indonesia sebagai tujuan investasi global.

Baca juga: Mengenal Aplikasi Layanan ASN Pindah ke IKN

Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono menyambut baik tema ini sebagai bentuk komunikasi publik dan laporan pertanggungjawaban Otorita IKN kepada masyarakat mengenai progres pembangunan ibu kota baru.

Ia juga menekankan bahwa kegiatan ini merupakan upaya berkelanjutan untuk menjaga rasa cinta tanah air di kalangan diaspora Indonesia di seluruh dunia serta memfasilitasi komunikasi publik terkait IKN.

Menurut Basuki, kongres ini memperkuat peran diaspora sebagai duta Indonesia, sekaligus menunjukkan bahwa IKN adalah kota dunia untuk semua.

Kehadiran politisi Australia menambah dimensi internasional, menandakan minat global terhadap potensi IKN.

Acara ini juga menjadi platform komunikasi publik untuk melaporkan progres pembangunan IKN selama dua tahun terakhir (2023-2025) dan rencana ke depan.

"Otorita IKN memberikan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan kongres ini, termasuk menyiapkan venue, logistik, acara fesyen, serta pengenalan UMKM Nusantara secara detail kepada seluruh peserta," ujar Basuki menjawab Kompas.com, Rabu (23/4/2025).

Baca juga: IKN Terkini: 47 Tower Rusun Buat ASN Tembus Progres 90 Persen

Sementara itu, Presiden IDN Global Sulistyawan Wibisono menuturkan, Kongres Diaspora Indonesia Ke-8 di IKN merupakan kelanjutan dari tradisi IDN Global untuk menyatukan diaspora Indonesia, yang diperkirakan mencapai 8 juta jiwa di seluruh dunia, dalam mendukung pembangunan tanah air.

Dia menegaskan bahwa pemilihan IKN sebagai tuan rumah mencerminkan komitmen diaspora untuk mendukung visi IKN sebagai ibu kota baru yang modern, ramah lingkungan, dan inklusif.

“Kami ingin menyuarakan kepada dunia bahwa Indonesia sedang membangun ibu kota yang menjadi simbol kemajuan,” kata Sulistyawan.

Rangkaian Acara Kongres Diaspora Ke-8

Kongres ini tidak hanya berfokus pada diskusi strategis, tetapi juga menghadirkan kegiatan budaya dan ekonomi yang memperkuat citra IKN sebagai smart forest city.

Kongres yang akan berlangsung dalam waktu tiga hari ini akan bertempat di di Gedung-gedung Kementerian Koordinator (Kemenko) di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP), dengan 16 tower berkapasitas 600 orang per hall.

Kemudian dirangkai dengan Eco-Fashion Nusantara pada 2 Agustus 2025 yang bertempat di Amfiteater Visitor Center IKN.

Baca juga: Tampung 11.000 Pegawai, Perkantoran di IKN Tuntas Juni

Pameran fesyen ramah lingkungan (eco-fashion) akan menonjolkan bahan, pewarna, dan desain berkelanjutan.

Acara ini bertujuan memperkuat brand IKN sebagai kota ramah lingkungan, sejalan dengan posisi Kalimantan sebagai “paru-paru dunia” bersama Amazon.

"Kami fokus menampilkan karya desainer diaspora dan lokal yang mengedepankan upscaling (peningkatan nilai dan kualitas) melalui konsep daur ulang dan etika lingkungan," sebut Sulistyawan.

Selain itu, akan digelar juga Pameran Foto Sejarah Kalimantan bekerja sama dengan Universitas Leiden, Belanda, menampilkan dokumentasi Kalimantan pada masa kolonial dan peran diaspora dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia tahun 1945.

Adapun signifikasi kongres ini adalah merayakan sejarah dan identitas Kalimantan sebagai bagian dari narasi IKN, sekaligus memperingati HUT ke-80 Kemerdekaan RI pada Agustus 2025.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau