Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Pembangunan Jalan IKN Lampaui Target, Deviasinya Positif

Kompas.com, 20 Juli 2025, 18:12 WIB
Hilda B Alexander

Penulis

NUSANTARA, KOMPAS.com - Progres pembangunan infrastruktur di Ibu Kota Nusantara (IKN) terus menunjukkan perkembangan yang menggembirakan.

Proyek pembangunan jalan di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) 1B dan 1C, yang merupakan bagian krusial dari pengembangan tahap kedua IKN, dilaporkan telah melampaui target awal dan menunjukkan deviasi positif yang signifikan.

Pencapaian ini menjadi sinyal kuat bahwa pembangunan IKN berjalan sesuai rencana, bahkan lebih cepat dari yang diharapkan.

Baca juga: Pembangunan IKN Dikebut, Progres Jalan Tembus 10 Persen

Dalam peninjauan terbarunya pada Sabtu (19/07/2025), Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, mengungkapkan apresiasinya terhadap percepatan progres ini.

"Perlu diperhatikan betul kualitasnya, pembangunan sudah terbilang cukup bagus dari awalnya target 6 persen, sekarang sudah berjalan 10 persen," ujar Basuki.

Pernyataan Basuki tersebut mengonfirmasi adanya deviasi positif sebesar 4 persen dari target awal yang ditetapkan. Ini menunjukkan efisiensi dan kecepatan kerja yang tinggi dari tim di lapangan.

Fokus Konektivitas dan Kualitas

Pembangunan jalan sepanjang 12,2 kilometer di KIPP 1B dan 1C ini mengadopsi desain jalan tipe ROW 36 dan ROW 54.

Desain ini dirancang untuk memastikan kapasitas dan konektivitas yang optimal di masa depan IKN. Meskipun progres pembangunan sudah sangat baik, Basuki tetap menekankan pentingnya menjaga kualitas pekerjaan.

"Pembangunan ini bukan hanya soal kecepatan, tapi juga kualitas yang harus standar," tambahnya.

Baca juga: Hutan Konservasi IKN Dirusak Tambang Ilegal, Otorita: Sudah Dipantau Sejak 2023

KIPP 1B dan 1C sendiri merupakan area strategis yang akan menjadi tulang punggung konektivitas di jantung IKN.

Jaringan jalan yang dibangun di sini akan menunjang pergerakan di kawasan pemerintahan, perkantoran, dan fasilitas vital lainnya.

Meskipun masa pelaksanaan proyek secara umum direncanakan berakhir pada 31 Desember 2025, deviasi positif ini memberikan optimisme lebih besar bahwa akses dan konektivitas di kawasan KIPP 1B dan 1C dapat terjamin sepenuhnya sesuai jadwal, atau bahkan lebih cepat.

Pencapaian ini menjadi bukti nyata keseriusan pemerintah dalam mewujudkan IKN sebagai kota masa depan yang modern, efisien, dan berkelanjutan.

Dengan progres yang melampaui target, impian memiliki ibu kota baru yang berfungsi penuh semakin dekat menjadi kenyataan.

Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau