Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Narasi Senyap Keadilan Tanah di IKN, dan Jaminan Negara 10 Tahun

Kompas.com, 5 Desember 2025, 07:00 WIB
Hilda B Alexander

Penulis

BBT tidak akan membiarkan masyarakat berjuang sendirian melawan oknum yang mengklaim lahan.

Setiap laporan akan ditindaklanjuti, berkoordinasi dengan Forkopimda dan aparat hukum, untuk memastikan lahan tetap clean and clear.

Kunci Menuju Peningkatan Ekonomi

Syafran menjamin bahwa Hak Pakai ini memiliki nilai ekonomi yang sama kuatnya dengan Hak Guna Bangunan (HGB) atau Hak Milik dalam konteks permodalan.

"Setelah mereka memiliki sertifikat Hak Pakai, mereka bisa diagunkan. Kita juga sudah koordinasi dengan Himbara," imbuh Syafran.

Baca juga: Otorita Targetkan 60 Persen Sampah IKN Bisa Didaur Ulang

Sertifikat yang sebelumnya hanya merupakan surat garapan tak berharga, kini bertransformasi menjadi aset likuid yang dapat digunakan sebagai agunan di bank untuk mendapatkan modal.

Hal ini tentu saja membuka pintu bagi peningkatan UMKM dan kegiatan ekonomi produktif, seperti perkebunan, pertanian, dan peternakan.

BBT tidak berhenti pada legalisasi. Dibentuknya Divisi Reforma Agraria adalah bukti komitmen untuk melampaui sekadar kepastian hukum.

Divisi ini akan memfasilitasi pemberdayaan masyarakat, memastikan bahwa lahan yang diberikan tidak menjadi lahan terlantar dan benar-benar memiliki nilai tambah bagi anak cucu.

Baca juga: Ekonomi Kaltim Bakal Tumbuh hingga 5,3 Persen, Dipicu IKN dan Migas

Melalui sinergi dengan pemerintah daerah, komunitas, dan dukungan media yang memonitor proses ini, Reforma Agraria BBT di PPU diharapkan menjadi model yang membedakan dan lebih baik dari program sebelumnya.

Di jantung IKN, narasi sertifikat ini bukan hanya tentang sebidang tanah, melainkan tentang penanaman kembali harapan, keadilan, dan kesejahteraan yang berkelanjutan.

Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau