Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Dua Negara Meminang IKN Bangun Kereta Trans-Borneo, Apa Kata Menhub?

Kompas.com, 22 Desember 2025, 19:00 WIB
Hilda B Alexander

Penulis

Tantangan Teknis dan Kedaulatan

Membangun jalur kereta yang menembus tiga negara di daratan Kalimantan memiliki kompleksitas yang jauh melampaui sekadar pembangunan infrastruktur biasa.

IKN sendiri dirancang sebagai kota global. Jalur kereta internasional akan menempatkan IKN bukan hanya sebagai pusat pemerintahan Indonesia, tapi sebagai hub ekonomi Pulau Borneo.

Baca juga: Hari Perdana Tol IKN Dibuka Berlangsung Lancar, Cek Rute dan Jadwalnya

Indonesia, Malaysia, dan Brunei memiliki standar teknis perkeretaapian yang berbeda seperti lebar rel atau gauge.

"Dan penyelarasan ini membutuhkan investasi besar," kata pengamat transportasi Unika Soegijapranata Semarang, Djoko Setijowarno.

Tantangan berikutnya adalah geopolitik, di mana kreta ini melintasi perbatasan negara yang berarti melibatkan urusan bea cukai, imigrasi, dan karantina (BPIK) yang ketat.

Hitungan mendalam yang dimaksud Menhub mencakup bagaimana integrasi ini tidak mengganggu kedaulatan masing-masing negara.

Baca juga: Runway Bandara Internasional Nusantara IKN Terpanjang di Kalimantan

Selain itu, proyek ini membutuhkan biaya yang fantastis. Tanpa volume penumpang dan logistik yang terjamin dari IKN dan kota-kota besar Kalimantan lainnya, proyek ini berisiko mangkrak.

Menuju IKN: Dari Jalur Tol ke Rel Kereta

Sebelum isu kereta api ini menguat, Sarawak telah lebih dulu menginisiasi pembahasan pembangunan jalur tol lintas batas.

Integrasi infrastruktur ini dipandang perlu karena pembangunan IKN yang sangat masif memicu efek domino bagi pertumbuhan wilayah di sekitarnya, termasuk negara tetangga.

Baca juga: Dibuka Saat Nataru, Tol IKN Bakal Dilintasi 27.565 Kendaraan

Pemerintah Indonesia sendiri saat ini masih fokus pada pembangunan infrastruktur internal IKN, termasuk jalan tol, dan jalan bebas hambatan.

Namun, masuknya usulan internasional ini menunjukkan bahwa IKN telah memiliki daya tawar tinggi di mata investor global.

Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau