Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Mahakam Investment Forum 2026 Jaring Komitmen Investasi Rp 54,6 Triliun di Kaltim dan IKN

Kompas.com, 23 Oktober 2026, 18:03 WIB
Hilda B Alexander

Penulis

NUSANTARA, KOMPAS.com — Gelaran Mahakam Investment Forum (MIF) 2026 yang berlangsung di Ibu Kota Nusantara (IKN) mencatatkan komitmen investasi fantastis.

Forum tahunan hasil kolaborasi Otorita IKN, Bank Indonesia (BI), dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur ini berhasil mengamankan nilai Nota Kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) dan Letter of Intent (LoI) dengan total potensi investasi menembus angka Rp 54,62 triliun.

Berdasarkan data dari BI, komitmen tersebut terbagi ke dalam dua skema utama. Pertama, sebanyak empat MoU resmi ditandatangani dengan nilai mencapai Rp 32,7 triliun.

Kedua, terdapat 30 LoI yang datang dari 11 proyek strategis dengan taksiran nilai investasi sebesar Rp 21,92 triliun.

Baca juga: Kardinal Suharyo Cek Langsung Bakal Basilika Pertama Indonesia di IKN

Kepala BI Perwakilan Balikpapan, Robi Ariadi, mengungkapkan, dari seluruh portofolio yang masuk, proyek gasifikasi batu bara di Sangatta, Kutai Timur, mencatatkan angka komitmen terbesar, yakni mencapai Rp 29 triliun.

"Sementara itu, dari sisi minat para pemodal, sektor kawasan industri (Industrial Estate) menjadi yang paling digandrungi investor dengan menyumbang 9 LoI," ujar Robi kepada Kompas.com, Jumat (23/10/2026).

Dominasi proyek berbasis komoditas dan industri ini mengindikasikan bahwa Kalimantan Timur masih mengandalkan sektor batu bara sebagai penopang utama perekonomian, meski porsinya secara perlahan mulai ditransisikan menuju hilirisasi dan diversifikasi ekonomi non-tambang.

Robi juga mengatakan, meski melambat di bawah angka Nasional, pertumbuhan ekonomi Kalimantan Timur masih positif hingga akhir 2026.

Karpet merah perizinan di IKN

Sementara itu, Deputi Bidang Pendanaan dan Investasi Otorita IKN, Sudiro Roi Santoso, menegaskan bahwa MIF 2026 dirancang sebagai wadah konkret untuk memangkas hambatan investasi sekaligus mempercepat transformasi ekonomi kawasan.

Di hadapan para delegasi nasional maupun internasional di KIPP Nusantara, Otorita IKN memaparkan sejumlah insentif strategis, seperti tax holiday, super tax deduction, hingga kemudahan perizinan satu pintu melalui platform digital INVESTARA.

Baca juga: Tembus Rp 75,77 Triliun! Ini Daftar Investor Swasta yang Resmi Masuk IKN

"Hari ini kita berdiskusi langkah nyata berinvestasi di IKN. Ini adalah komitmen kami untuk mendengarkan solusi sekaligus hambatan di setiap langkah investasi. Pembangunan Nusantara adalah bentuk sinergi nyata antara pemerintah dan swasta," ujar Roi.

Kemudahan proses perizinan ini diakui langsung oleh para investor pelopor yang telah lebih dulu beroperasi di IKN.

Direktur Mayapada Hospital Nusantara, dr. Farah Alkatiri, mengungkapkan bahwa rumah sakit yang dipimpinnya hanya membutuhkan waktu kurang dari satu tahun, sejak groundbreaking pada November 2023 hingga resmi beroperasi pada Oktober 2024, karena efisiensi layanan perizinan gedung dari Otorita IKN.

Lirik peluang pertanian hingga green city

Daya tarik MIF 2026 juga memikat perwakilan diplomatik dari berbagai negara sahabat, seperti Belarus, Bangladesh, Spanyol, Filipina, Hong Kong, dan Tunisia.

Duta Besar Belarusia untuk Indonesia, H.E. Dr. Raman Ramanouski, menyatakan ketertarikannya untuk memperluas ekspansi bisnis di Kalimantan Timur, khususnya pada sektor rantai pasok pupuk potasium untuk menunjang pertanian daerah.

Baca juga: Investasi Rp 3,7 Triliun Guyur IKN, Dari Resto Arab hingga Galeri Mebel Jepara

Di sisi lain, Duta Besar Bangladesh, H.E. Mr. Md. Abul Hasan Mridha, menyoroti pesatnya pembangunan IKN berbasis green city sebagai acuan kolaborasi pertukaran teknologi pembangunan tata kota berkelanjutan.

Rangkaian MIF 2026 yang dimulai dari Samarinda hingga berlanjut ke kawasan inti IKN ini menjadi sinyal kuat bahwa integrasi ekonomi antara wilayah penyangga Kalimantan Timur dan IKN kian solid.

Tingginya komitmen investasi yang masuk diharapkan segera terealisasi untuk menopang pertumbuhan ekonomi regional dan nasional.

Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.



Terkini Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau