Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Jalan Sumbu Kebangsaan Sisi Timur IKN Berlanjut ke Tahap II

Kompas.com, 23 Maret 2024, 10:00 WIB
Add on Google
Hilda B Alexander

Penulis

NUSANTARA, KOMPAS.com - Pembangunan Jalan Sumbu Kebangsaan Sisi Timur Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur, berlanjut ke Tahap II.

Hal ini menyusul dipercayanya PT Wijaya Karya (Persero) Tbk atau WIKA-BIT KSO untuk melaksanakan konstruksi fisik proyek ini.

Dalam konsorsium ini, WIKA mengempit porsi saham 70 persen dengan nilai kontrak sebesar Rp 586,20 Miliar.  

WIKA dipercaya melanjutkan proyek Jalan Sumbu Kebangsaan Sisi Timur Tahap 2 untuk melaksanakan finishing yang mencakup pekerjaan pengaspalan jalan, serta landscape yang dilengkapi dengan area khusus untuk para pejalan kaki dan pesepeda. 

Baca juga: Perkembangan Terkini Rumah Para Menteri di IKN, Juli Bisa Ditempati

Direktur Utama WIKA Agung Budi Waskito menuturkan, kelanjutan proyek ini menunjukkan kepercayaan Kementerian PUPR terhadap WIKA yang mampu menyelesaikan proyek secara konsisten sesuai dengan standar kualitas yang telah ditetapkan dalam rangka pembangunan infrastruktur IKN.

Menurut Agung, Proyek Jalan Sumbu Kebangsaan Sisi Timur Tahap II merupakan paket lanjutan dari Tahap I dengan lingkup pembangunan struktur jalan dan jembatan, serta Multi-Utility Tunnel (MUT) yakni terowongan yang akan menampung semua jaringan pipa air hingga fiber optik dan kabel listrik di IKN. 

"Sesuai dengan konsep green city, proyek Jalan Sumbu Kebangsaan Sisi Timur Tahap II ini juga akan dilakukan penghijauan termasuk pemeliharaan tanaman," ujar Agung.

Limpasan air akan disaring lebih dulu oleh box control dan dialiri lewat MUT ke ground water tank sehingga air yang sudah bersih dari endapan sedimen tersebut dapat digunakan untuk penyiraman tanaman. 

Baca juga: Mafia Tanah Disebut Kuasai Lahan Strategis IKN, Ini Langkah BBT

Pembangunan proyek ini juga didukung oleh teknologi digital Building Information Modeling (BIM) Level 5D yang akan mempermudah pelaksanaan proyek serta menghindari potensi pekerjaan ulang, melalui visualisasinya yang lebih baik. 

Jalan Sumbu Kebangsaan Sisi Timur merupakan salah satu akses utama yang dibangun untuk mendukung konektivitas IKN.

Membentang sepanjang 3,27 kilometer, Sumbu Timur akan menjadi akses penghubung pada Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau