Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Bocoran Info dari Bahlil: Djarum dan Wings Masuk IKN Tahun Ini

Kompas.com, 29 April 2024, 21:00 WIB
Aisyah Sekar Ayu Maharani,
Hilda B Alexander

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia memberikan bocoran informasi bahwa investasi Djarum dan Wings akan masuk ke Ibu Kota Nusantara (IKN) pada tahun 2024 ini.

Hal ini disampaikannya saat ditemui usai menggelar konferensi pers di Kantor Kementerian Investasi/BKPM, Jakarta, Senin (29/4/2024).

Bersamaan dengan dua perusahaan besar tersebut, ada konglomerat Sukanto Tanoto yang turut disebut oleh Bahlil.

"Sukanto Tanoto, Djarum dan Wings tahun ini, yang saya dapat laporan tahun ini," ucap Bahlil.

Jelasnya, Djarum dan Wings bukan merupakan bagian dari konsorsium yang dipimpin oleh Sugianto Kusuma selaku pemilik Agung Sedayu Group. Sebelumnya, Djarum dan Wings sempat dikabarkan hengkang dari konsorsium tersebut.

"Mereka ikut dalam pembahasan tetapi mereka bukan bagian konsorsium," lanjut Bahlil.

Deputi Bidang Pendanaan dan Investasi Otorita IKN (OIKN) Agung Wicaksono menuturkan bahwa Djarum dan Wings akan berkontribusi dalam membangun kebun raya di IKN. Adapun pembangunannya dengan skema patungan.

"Ini adalah kolaborasi dari para perusahaan di Konsorsium Nusantara yang kita tahu waktu itu ada 10 perusahaan plus peran Djarum dan Wings di proyek botanical garden ini," tutur Agung dalam online media briefing, Selasa (27/2/2024).

Baca juga: Jokowi Bentuk Tim Percepatan Investasi IKN

OIKN bersama dengan berbagai kementerian dan lembaga tengah membahas mengenai rancangan pemberian donasi atau sumbangan hingga skema pengurangan penghasilan bruto dari hasil donasi oleh para perusahaan raksasa tersebut.

"Peraturannya sudah didiskusikan bersama-sama, jadi investornya juga sudah melihat, memahami, termasuk bagaimana nanti melakukan pendaftaran, penyampaian donasi ini, melalui sistem online single submission (OSS)," imbuh Agung.

Namun demikian, Agung tidak merinci peran khusus Djarum dan Wings dalam proyek kebun raya IKN itu.

"Ini sifatnya adalah berupa kontribusi ya atau donasi dan ada skemanya di dalam PP Nomor 12 Tahun 2023 dan didetailkan rumusannya di Peraturan Menteri Keuangan yang sekarang tinggal menunggu ditandatangani dan juga peraturan Kepala OIKN juga akan ditandatangani setelah diharmonisasi," tuntas Agung.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau