Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Tiga Tahun IKN, Infrastruktur Apa Saja yang Telah Dibangun?

Kompas.com, 21 Januari 2025, 05:30 WIB
Hilda B Alexander

Penulis

NUSANTARA, KOMPAS.com - Memasuki tahun 2025, pembangunan tahap I Ibu Kota Nusantara (IKN) telah rampung.

Sementara tahap II berlangsung pada 2025-2029, tahap III (2030-2034), tahap IV (2035-2039), dan tahap V (2040-2045).

Semuanya dilakukan untuk menarik investor agar pengembangan IKN berikutnya bisa segera dilaksanakan.

Pemberlakuan tahapan itu dilakukan untuk memastikan agar persiapan dan pembangunan dapat berjalan secara berkesinambungan dan terpadu.

Baca juga: Bagi Kaltim, IKN adalah Berkah

Plt Deputi Sarana dan Prasarana Otorita IKN Danis Hidayat Sumadilaga menuturkan, hingga akhir 2024 terdapat total 109 paket pembangunan fisik yang telah berjalan.

"Progres fisik Batch I mencapai 97,2 persen, Batch II 81,1 persen, dan Batch III sekitar 32 persen. Sekitar 41 paket telah selesai dan sisanya akan selesai dalam waktu dekat," ujar Danis kepada Kompas.com.

Tahap I merupakan tahap awal pembangunan yang difokuskan pada Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP).

Kawasan ini merupakan salah satu wilayah perencanaan IKN yang dirancang untuk penyelenggaraan urusan pemerintahan nasional dan kegiatan pendukungnya.

KIPP seluas 6.671 hektar dengan area pengembangan seluas sekitar 1.759 hektar terbagi atas 3 Sub-Wilayah Perencanaan (WP), yaitu Sub-WP 1A berfungsi utama sebagai pusat pemerintahan dan kegiatan berskala nasional, serta hunian.

Baca juga: Tak Lagi Andalkan APBN, IKN Bergantung pada Investasi Swasta

Kemudian, Sub-WP 1B berfungsi utama sebagai pusat edukasi, pelatihan, pengembangan sumber daya manusia, dan hunian, serta Sub-WP 1C berfungsi sebagai pusat kesehatan dan hunian.

Pada tahap satu, telah dibangun juga sejumlah infrastruktur jalan untuk konektivitas dari Balikpapan ke IKN, seperti Jalan Tol IKN Segmen Karangjoang–KTT Kariangau (Tol 3A), Jalan Tol IKN Segmen KKT Kariangau–SP Tempadung (Tol 3B), dan Jalan Tol IKN Segmen SP Tempadung–Jembatan Pulau Balang (Tol 5A).

Di dalam KIPP, ada pula pembangunan jalan kawasan untuk interaksi dalam kota yakni Jalan Sumbu Kebangsaan Sisi Barat dan Jalan Sumbu Kebangsaan Sisi Timur.

Di sepanjang jalan, fasilitas pejalan kaki dan pesepeda juga disiapkan untuk mendukung mobilitas warga.

Baca juga: Financial Center IKN Dipercepat, BI: Fungsi Pembiayaan Paling Penting

Kemudian, beberapa gedung perkantoran, seperti Gedung Istana Negara dan Lapangan Upacara, Istana Garuda (Kantor Kepresidenan), Gedung Sekretariat Presiden, Gedung Sekretariat Negara, dan Kantor Kemenko 1-4, telah disiapkan untuk berkantor.

Sementara hunian di KIPP dirancang menjadi permukiman yang kompak (compact living), berorientasi transit, dan inklusif.

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau