Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Rincian 9 Proyek Anyar IKN, Jalan Sampai Kawasan Sepaku Disulap Mulus

Kompas.com, 30 Juni 2025, 10:05 WIB
Add on Google
Hilda B Alexander

Penulis

NUSANTARA, KOMPAS.com – Pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) memasuki babak baru yang semakin intensif.

Setelah penandatanganan sembilan perjanjian kerja sama baru-baru ini, Otorita IKN kini siap menggeber proyek-proyek vital yang menjadi bagian dari tahap kedua pembangunan.

Kepada Kompas.com, Senin (30/6/2025), Plt. Deputi Bidang Sarana dan Prasarana Otorita IKN Danis Hidayat Sumadilaga, membeberkan rincian nilai kontrak dari kesembilan proyek tersebut, yang totalnya mencapai Rp 3,350 triliun.

Baca juga: IKN Gas Pol Tahap II: 9 Proyek Baru Triliunan Rupiah Dimulai

"Dari sembilan proyek yang diluncurkan, tujuh di antaranya berfokus pada peningkatan kualitas jalan di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN," ujar Danis.

Ini menunjukkan prioritas pemerintah dalam membangun konektivitas dan aksesibilitas yang mumpuni di jantung Ibu Kota baru.

Berikut rincian nilai kontrak: 

  1. Peningkatan Jalan Paket A di KIPP 1B: Rp 513 Miliar
  2. Peningkatan Jalan Paket B di KIPP 1B-1C: Rp 415 Miliar
  3. Peningkatan Jalan Paket C di KIPP 1B-1C: Rp 410 Miliar
  4. Peningkatan Jalan Paket D di KIPP 1B-1C: Rp 396 Miliar
  5. Peningkatan Jalan Paket E di KIPP 1B: Rp 275 Miliar
  6. Peningkatan Jalan Paket F di KIPP 1B: Rp 603 Miliar
  7. Peningkatan Jalan Paket G di KIPP 1B-1C: Rp 426 Miliar

Total nilai kontrak untuk tujuh proyek peningkatan jalan ini mencapai Rp 3,038 Triliun.

Baca juga: Kapan Jadwal Sensus Penduduk IKN Digelar? Simak Lengkapnya!

Angka ini menggarisbawahi besarnya investasi yang dikucurkan untuk memastikan infrastruktur jalan di IKN modern dan berstandar tinggi.

Ruang Publik dan Penataan Wilayah Aktif

Selain fokus pada jalan, dua proyek lainnya juga tidak kalah penting. Keduanya menyasar penataan kawasan yang vital untuk kehidupan sosial dan ekonomi di IKN:

  1. Penataan Kawasan Olahraga dan Ruang Terbuka Hijau: Rp 188 Miliar
  2. Penataan Kawasan Sepaku: Rp 124 Miliar

Proyek penataan kawasan olahraga dan ruang terbuka hijau akan mengubah area tertentu menjadi ruang publik fungsional dan edukatif.

Baca juga: Tak Cuma EHang, Taksi Terbang IKN Buatan Hyundai Juga Sudah Uji Coba

Ini termasuk pengembangan kawasan glamping menjadi pusat pembelajaran, rekreasi, dan riset dengan memanfaatkan potensi hutan tropis di sekitarnya.

Sementara itu, proyek penataan Kawasan Sepaku menjadi perhatian khusus karena dilakukan di area yang sudah aktif secara sosial dan ekonomi.

Contohnya adalah pembangunan Pasar Sepaku yang modelnya dipilih melalui voting masyarakat, menunjukkan pendekatan pembangunan yang inklusif dan berbasis komunitas.

Baca juga: Spek Taksi Terbang EHang yang Dinaiki Raffi Ahmad dan Pabrikan Hyundai untuk IKN

Pedagang akan direlokasi sementara selama konstruksi dan kembali setelah pasar selesai dibangun.

Dengan total investasi yang mencapai triliunan rupiah ini, pembangunan IKN di tahap kedua menunjukkan keseriusan pemerintah dalam mewujudkan Ibu Kota baru yang tidak hanya maju secara infrastruktur, tetapi juga berkelanjutan dan ramah lingkungan.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau