Penulis
NUSANTARA, KOMPAS.com – Pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) memasuki babak baru yang semakin intensif.
Setelah penandatanganan sembilan perjanjian kerja sama baru-baru ini, Otorita IKN kini siap menggeber proyek-proyek vital yang menjadi bagian dari tahap kedua pembangunan.
Kepada Kompas.com, Senin (30/6/2025), Plt. Deputi Bidang Sarana dan Prasarana Otorita IKN Danis Hidayat Sumadilaga, membeberkan rincian nilai kontrak dari kesembilan proyek tersebut, yang totalnya mencapai Rp 3,350 triliun.
Baca juga: IKN Gas Pol Tahap II: 9 Proyek Baru Triliunan Rupiah Dimulai
"Dari sembilan proyek yang diluncurkan, tujuh di antaranya berfokus pada peningkatan kualitas jalan di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN," ujar Danis.
Ini menunjukkan prioritas pemerintah dalam membangun konektivitas dan aksesibilitas yang mumpuni di jantung Ibu Kota baru.
Total nilai kontrak untuk tujuh proyek peningkatan jalan ini mencapai Rp 3,038 Triliun.
Baca juga: Kapan Jadwal Sensus Penduduk IKN Digelar? Simak Lengkapnya!
Angka ini menggarisbawahi besarnya investasi yang dikucurkan untuk memastikan infrastruktur jalan di IKN modern dan berstandar tinggi.
Selain fokus pada jalan, dua proyek lainnya juga tidak kalah penting. Keduanya menyasar penataan kawasan yang vital untuk kehidupan sosial dan ekonomi di IKN:
Proyek penataan kawasan olahraga dan ruang terbuka hijau akan mengubah area tertentu menjadi ruang publik fungsional dan edukatif.
Baca juga: Tak Cuma EHang, Taksi Terbang IKN Buatan Hyundai Juga Sudah Uji Coba
Ini termasuk pengembangan kawasan glamping menjadi pusat pembelajaran, rekreasi, dan riset dengan memanfaatkan potensi hutan tropis di sekitarnya.
Sementara itu, proyek penataan Kawasan Sepaku menjadi perhatian khusus karena dilakukan di area yang sudah aktif secara sosial dan ekonomi.
Contohnya adalah pembangunan Pasar Sepaku yang modelnya dipilih melalui voting masyarakat, menunjukkan pendekatan pembangunan yang inklusif dan berbasis komunitas.
Baca juga: Spek Taksi Terbang EHang yang Dinaiki Raffi Ahmad dan Pabrikan Hyundai untuk IKN
Pedagang akan direlokasi sementara selama konstruksi dan kembali setelah pasar selesai dibangun.
Dengan total investasi yang mencapai triliunan rupiah ini, pembangunan IKN di tahap kedua menunjukkan keseriusan pemerintah dalam mewujudkan Ibu Kota baru yang tidak hanya maju secara infrastruktur, tetapi juga berkelanjutan dan ramah lingkungan.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang