Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

IKN Bakal Diserbu Ribuan Pengunjung Saat HUT Dekranas, Ada Apa Saja?

Kompas.com, 1 Juli 2025, 22:41 WIB
Hilda B Alexander

Penulis

NUSANTARA, KOMPAS.com – Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara akan menjadi sorotan utama dalam perayaan puncak Hari Ulang Tahun (HUT) ke-45 Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas).

Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Timur, Sri Wahyuni, berencana mengajak jajaran tamu VIP, pengurus, dan ribuan peserta Dekranas untuk berkunjung langsung ke IKN.

"Kota ini (IKN) dibangun tidak hanya dengan konsep yang ramah lingkungan, tetapi juga setiap bangunan itu punya filosofi. Ini akan memperkuat rasa nasionalisme kita di IKN," kata Sri dalam konferensi pers di Kantor Kementerian Komunikasi dan Digital, Jakarta, Selasa (1/7/2025).

Baca juga: Perantau Wajib Tahu, Bocoran Biaya Hidup Per Bulan di IKN Tahun 2025

Untuk memfasilitasi kunjungan masif ini, pihak penyelenggara HUT ke-45 Dekranas telah menjalin kerja sama dengan Pemerintah Daerah Kalimantan Timur.

Seperti diwartakan Antara, sebanyak 20 bus per hari akan disediakan untuk menampung sekitar seribu pengunjung yang akan berkeliling kawasan IKN.

Kunjungan akan didampingi langsung oleh jajaran otoritas keamanan setempat, memastikan kelancaran dan keamanan tur.

Tujuan utama dari tur ini adalah untuk menampilkan langsung perkembangan IKN sebagai kota yang dibangun dengan konsep ramah lingkungan hingga saat ini.

Baca juga: Tahap II IKN Dikebut, APBN Masih Jadi Tulang Punggung

Para pengunjung akan diajak melihat dari dekat bagaimana IKN berproses menjadi kota masa depan yang selaras dengan alam.

Selain itu, akan ada aktivitas menarik lainnya, termasuk melihat pameran kriya, menyaksikan keindahan produk kerajinan tangan, dan encicipi produk olahan khas dari Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur.

Rombongan VIP dan Peserta Umum

Kunjungan para peserta akan dibagi ke dalam dua rombongan untuk memaksimalkan pengalaman dan efisiensi.

Rombongan VIP (9 Juli 2025) mencakup Ketua Pengurus Pusat Dekranas beserta para gubernur se-Indonesia akan menjadi rombongan pertama yang mengunjungi IKN.

Kemudian peserta umum (10 Juli 2025 pagi) atau ombongan peserta lainnya akan menyusul pada keesokan harinya.

Baca juga: Rincian 9 Proyek Anyar IKN, Jalan Sampai Kawasan Sepaku Disulap Mulus

Puncak perayaan HUT ke-45 Dekranas sendiri akan digelar di Balikpapan pada 9-11 Juli 2025, mengusung tema “Pengrajin Berdaya Mendunia”.

Perayaan ini dijadikan momentum penting untuk meningkatkan pendapatan UMKM lokal, dan mendorong inovasi kerajinan di berbagai daerah.

Dengan total 2.300 undangan yang telah disebarkan, acara ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi pertumbuhan perekonomian daerah, khususnya sektor pariwisata, ekonomi kreatif, dan perhotelan di Kota Balikpapan.

Selain pameran kriya dan fesyen yang akan diikuti oleh lebih dari 200 stan UMKM dari dalam maupun luar daerah, perayaan ini juga akan diramaikan dengan bazar dan bincang-bincang interaktif bersama desainerternama yang didatangkan dari pusat.

Kunjungan ke IKN dan kemeriahan HUT Dekranas ini diharapkan tidak hanya mempromosikan ibu kota baru, tetapi juga menggerakkan roda ekonomi lokal dan nasional melalui sektor kerajinan dan pariwisata.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau