NUSANTARA, KOMPAS.com - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono menyampaikan progres Pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) di sektor air dalam Pembukaan Asia International Water Week (AIWW) ke-3, di Beijing, China, Selasa (24/09/2024).
Menurut Menteri Basuki, dalam pengelolaan air bersih, IKN juga mengadopsi konsep smart forest city.
Konsep ini memastikan bahwa infrastruktur dibangun untuk menjaga keseimbangan antara pasokan air, permintaan, dan ketidakpastian yang ditimbulkan oleh bencana terkait iklim.
Dalam mewujudkan konsep smart forest city, 15 waduk kecil alami telah dibangun dan akan terintegrasi dan 4 embung di perbukitan hilir.
Tak sampai disitu, Daerah aliran sungai (DAS) akan dikelola melalui sistem operasi dan pemeliharaan yang cerdas.
“Untuk menjamin kebutuhan air di Nusantara dan kota-kota sekitarnya, transfer lintas DAS dari DAS Mahakam juga sedang dirancang. Untuk mengatasi kesenjangan pasokan air minum di Indonesia, kami juga telah berhasil membangun fasilitas SPAM di IKN,” papar Menteri Basuki seperti dikutip dari laman instagram Kementerian PUPR.
Dalam kesempatan tersebut, Menteri Basuki juga menyampaikan Pemerintah Indonesia berkomitmen dalam melanjutkan kemitraan yang erat dengan negara-negara tetangga di Asia dan komunitas global.
Tujuannya tidak lain untuk menjembatani kesenjangan air serta berharap AIWW ke-3 akan mengkatalisis kolaborasi dan kerja sama yang lebih erat antar negara dan institusi global.
Perhelatan AIWW ke-3 ini juga dihadiri pula oleh Menteri Sumber Daya Air Tiongkok Li Guoying, Presiden Institute of Water Resource and Hydropower Research Tiongkok (IWHR) Peng Jing, Presiden Asia Water Council (AWC) Seogdae Yun, dan Presiden World Water Council (WWC) Loic Fauchon.
Seperti diketahui, Indonesia memiliki komitmen yang sama terhadap agenda air global, yang berhasil diwujudkan melalui penyelenggaraan World Water Forum ke-10 pada 18-25 Mei 2024 di Bali, Indonesia.
https://ikn.kompas.com/read/2024/09/25/080521287/basuki-paparkan-pembangunan-sektor-air-ikn-di-aiww-beijing