Ini terbukti sejak ditawarkan kepada swasta Tahun 2023 hingga peletakan ekskavator pertama atau groundbreaking ke-8 IKN, besar dana investasi yang mengalir mencapai Rp 53,5 triliun.
“Sampai groundbreaking ke-7 itu, (nilai investasi) Rp 52,2 triliun. Hari ini, tambah Rp 1,5 triliun. Berarti Rp 53,5 triliun total investasinya. Di luar dana Bank Indonesia (BI) dan PSSI,” ungkap Pelaksana Tugas (Plt) Wakil Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN), Raja Juli Antoni kepada Kompas.com, Rabu (25/9/2024).
Raja Juli memerinci, total investasi pada groundbreaking ke-8 IKN adalah sebesar Rp 1,5 triliun yang terdiri dari pembangunan Australia Independent School Nusantara (Rp 150 miliar), dan Delonix Nusantara (Rp 500 miliar).
Kemudian Teras Hutan IKN by Plataran (Rp 15 miliar), Magnum Resort Nusantara (Rp 800 miliar) serta D’Prima Hotel Nusantara (Rp 100 miliar).
“Ada groundbreaking ke-9. Insyaallah terus ya. Kalau mau jujur investor asing sudah banyak mengajukan letter of interest (LoI). Tapi seperti kata Pak Presiden, kita sedang seleksi mana yang memang relevan untuk pembangunan IKN,” paparnya.
Selain itu, ia menambahkan, Otorita IKN sedang memperbaiki manajemen internalnya sehingga dapat merespons para investor dengan lebih baik lagi.
https://ikn.kompas.com/read/2024/09/25/170000487/investasi-mengucur-rp-535-triliun-ke-ikn-sejak-ditawarkan-tahun-2023