Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Cuma 60 Menit, Dari Balikpapan Ke IKN Lewat Jalan Tol 50,227 Kilometer

Jalur ini akan memangkas waktu tempuh dari Balikpapan menuju jantung IKN menjadi hanya sekitar 60 menit, sebuah lonjakan efisiensi yang mengubah peta mobilitas Kalimantan Timur.

Wakil Menteri Pekerjaan Umum (PU), Diana Kusumastuti, menegaskan bahwa penggunaan Tol IKN selama masa fungsional ini tidak dikenakan biaya alias gratis, meskipun Tol Balikpapan–Samarinda (Tol Balsam) yang menjadi akses masuk tetap berbayar.

"Bisa melintas Tol ke IKN gratis, kalau Tol Balikpapan-Samarinda tetap berbayar," kata Wakil Menteri Pekerjaan Umum (PU) Diana Kusumastuti saat dihubungi Kompas.com, Selasa (16/12/2025).

Fungsionalisasi Pintu Gerbang Baru Nusantara

Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Kalimantan Timur, Yudi Hardiana, menjelaskan, pembukaan jalur tol ini akan berlangsung dari 20 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026.

Ini adalah langkah strategis untuk menguji kesiapan infrastruktur sebelum peresmian penuh.

Akses fungsional ini dimulai secara serentak pada 20 Desember 2025 pukul 06.00 WITA melalui Gerbang Tol Manggar.

Untuk pertama kalinya, Tol IKN akan dibuka dua jalur, mengakomodasi arus kendaraan dari Balikpapan maupun dari kawasan IKN/akses Bandara Internasional Nusantara.

Rute Utama dan Waktu Tempuh:

Pengendara dari arah Balikpapan akan masuk dari Tol Balsam via Gerbang Tol Manggar. Setelah melintasi ruas fungsional, pengendara akan memiliki dua opsi keluar:

BBPJN Kaltim memastikan seluruh jalur ini dapat ditempuh dalam waktu yang sangat efisien, yaitu sekitar 60 menit.

Jalur sepanjang 50,227 kilometer ini mencakup beberapa seksi vital, termasuk ruas yang melintasi ikon infrastruktur Kalimantan:

Mengingat ruas ini masih dalam tahap penyelesaian konstruksi, keselamatan menjadi prioritas utama. Hanya kendaraan Golongan I (Non-Bus dan Non-Truk) yang diizinkan melintas.

Sementara, kendaraan besar diarahkan menggunakan kapal ferry. 

Fasilitas Darurat dan Potensi Traffic Nataru

Yudi menerangkan, selain membuka fungsional, BBPJN Kaltim telah menyiapkan langkah mitigasi darurat dengan menyiapkan fasilitas dasar pendukung yakni rest area dan toilet sementara di Tol IKN Seksi 5B yang berlokasi setelah akses keluar Simpang Riko.

Enam tim patroli, rekayasa lalu lintas laan arus atau contraflow juga sisiapkan di beberapa spot pengerjaan, serta kerjasama dengan perhubungan untuk mobil derek (towing) disiapkan.

Namun demikian, pengguna diimbau keras memastikan tangki BBM terisi penuh karena belum ada SPBU.

Yudi memprediksi dengan dibukanya Tol IKN ini akan terjadi lonjakan traffic yang signifikan karena tiga faktor.

Ketiganya adalah acara Haul Guru Sekumpul di Kalsel, terbukanya KIPP IKN sebagai potensi pariwisata baru yang memicu rasa penasaran masyarakat, dan efisiensi waktu tempuh yang jauh lebih cepat.

Pembukaan fungsional Tol IKN ini menjadi penanda kesiapan IKN sebagai pusat administrasi dan simpul konektivitas baru di Indonesia bagian tengah.

https://ikn.kompas.com/read/2025/12/16/180000887/cuma-60-menit-dari-balikpapan-ke-ikn-lewat-jalan-tol-50-227-kilometer

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com