Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Pertumbuhan Ekonomi Kaltim Melesat 6,22 Persen, di Atas Nasional

Kompas.com, 5 Februari 2024, 17:07 WIB
Add on Google
Hilda B Alexander

Penulis

BALIKPAPAN, KOMPAS.com - Ekonomi Kalimantan Timur (Kaltim) Tahun 2023 secara kumulatif mengalami pertumbuhan sebesar 6,22 persen.

Angka pertumbuhan tersebut menunjukkan akselerasi dan kinerja ekonomi yang lebih baik di wilayah Kalimantan Timur selama Tahun 2023 dibanding kinerja Tahun 2022 yang sebesar 4,48 persen.

”Hal ini merupakan hal positif, karena kita di atas rata-rata Nasional 5,05 persen,” ucap Kepala BPS Kaltim Dr Yusniar Juliana dalam keterangan resminya, di Ruang Vicon, Senin (5/2/2024).

Yusniar memerinci, pertumbuhan ekonomi tahun 2023 didorong oleh capaian kinerja yang positif di seluruh lapangan usaha.

Baca juga: Mengenal Kacang Babi di Jalan Tol IKN

Tiga lapangan usaha di antaranya berkontribusi paling tinggi yakni Lapangan Usaha Pengadaan Listrik dan Gas sebesar 16,05 persen, Lapangan Usaha Konstruksi sebesar 15,82 persen; dan Lapangan Usaha Jasa Keuangan dan Asuransi sebesar 11,72 persen.

Kemudian Lapangan Usaha Pertambangan dan Penggalian sebagai lapangan usaha utama perekonomian Provinsi Kalimantan Timur tumbuh sebesar 5,18 persen.

Sementara dari sisi pengeluaran, pertumbuhan tertinggi terjadi pada Komponen Pengeluaran Konsumsi Pemerintah sebesar 36,40 persen.

Jika dibandingkan dengan pada priode yang sama tahun sebelumnya pertumbuhan ekonomi Kaltim tumbuh sebesar 5,76 persen dan ini angka yang cukup tinggi.

Ekonomi Provinsi Kaltim Triwulan IV-2023 terhadap triwulan sebelumnya mengalami pertumbuhan sebesar 2,30 persen (q-to-q).

Jika dilihat kinerja Triwulan IV-2023 dibanding Triwulan III-2023 (q-to-q) mengalami pertumbuhan sebesar 2,30 persen.

Baca juga: Simak, Lima Penahapan Pembangunan IKN

Kondisi tersebut menunjukkan adanya percepatan kinerja ekonomi dibandingkan dengan Triwulan III-2023 yang tumbuh sebesar 1,61 persen.

Secara spasial, seluruh provinsi di Pulau Kalimantan pada tahun 2023 mengalami pertumbuhan ekonomi yang positif.

Dengan pertumbuhan sebesar 6,22 persen menempatkan Kaltim sebagai provinsi dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi dibandingkan wilayah lainnya di Pulau Kalimantan.

Selanjutnya diikuti oleh Provinsi Kalimantan Utara tumbuh sebesar 4,94 persen, Kalimantan Selatan tumbuh sebesar 4,84 persen; Kalimantan Barat tumbuh sebesar 4,46 persen, dan Kalimantan Tengah tumbuh sebesar 4,14 persen.

Pertumbuhan ekonomi Tahun 2023 terjadi di semua provinsi di Pulau Kalimantan. Provinsi Kalimantan Timur menyumbang kontribusi tertinggi pada penyusunan nilai tambah regional Kalimantan sebesar 48,38 persen.

Diikuti Kalimantan Barat sebesar 15,74 persen, Kalimantan Selatan sebesar 15,45 persen, Kalimantan Tengah sebesar 11,98 persen, dan Kalimantan Utara sebesar 8,45 persen.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau