Penulis
BALIKPAPAN, KOMPAS.com - Pembangunan Jalan Bypass Pasar Sepaku, di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur, terus digesa Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Kalimantan Timur (BBPJN Kaltim) Kementerian PUPR.
Baca juga: Mengenal Kacang Babi di Jalan Tol IKN
Ketua Satgas Pelaksanaan Pembangunan Infrastruktur IKN Danis Sumadilaga, progres perkembangan konstruksi fisik Jalan Bypass Pasar Sepaku telah menembus angka 15 persen.
"Kami usahakan tuntas sebelum 17 Agustus 2024 saat upacara HUT ke-79 RI digelar di IKN. Kontraknya sendri hingga September 2024. Tapi kita akan usahan tuntas sebelum upacara," tutur Danis kepada Kompas.com, Rabu (7/2/2024).
Dari pantauan Kompas.com secara langsung di lapangan, Selasa (6/2/2024), proyek dengan nilai kontrak Rp 135,688 miliar ini tampak sebagian telah mencapai tahap struktur perkerasan.
Kondisi proyek Jalan Bypass Pasar Sepaku, Rabu (6/2/2024). Sebagian telah decor beton (rigid pavement).Baca juga: Simak, Lima Penahapan Pembangunan IKN
Dikutip dari laman Kementerian PUPR, Jalan Bypass Pasar Sepaku dibangun untuk memperlancar aktivitas pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN).
Akses ini dirancang sebagai jalur yang langsung menuju Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN dari jalan utama provinsi akses Sepaku.
Baca juga: Ini Rencana Konektivitas Menuju Kawasan Istana Presiden dan Pusat Pemerintahan IKN
Kehadiran jalan ini sangat mendesak untuk menghindari jalur padat yang biasa terjadi di kawasan Pasar Sepaku PPU.
Jalan Bypass Pasar Sepaku menuju IKN ini didesain sepanjang 1,271 kilometer dan melintasi kawasan Desa Sukaraja sebelum menuju KIPP IKN.
Baca juga: Mantan Gubernur Kaltim Pasang Badan jika Ada yang Macam-macam dengan IKN
Proyek ini dikerjakan dalam 420 hari kalender dengan anggaran yang bersumber dari APBN berskema tahun jamak atau multi years contract (MYC) 2023-2024.
Proyek ini dikerjakan dalam 420 hari kalender dengan anggaran yang bersumber dari APBN berskema tahun jamak atau multi years contract (MYC) 2023-2024.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang