Penulis
Agung menambahkan, peminatan investasi asing ini akan terus berlanjut. Karena, pada pekan lalu Presiden Joko Widodo dan OIKN menggelar pertemuan dengan pejabat kementerian Uni Emirat Arab (UEA).
"Mereka menyampaikan minat berinvestasi terutama bekerja sama dengan Indonesia Investment Authority (INA)," cetus Agung.
Mereka akan membangun infrastruktur energi, dan pengolahan limbah. Mereka juga tertarik membangun properti komersial, dan hunian dalam konsep mixed use development.
Adapun groundbreaking berikutnya, akan dilakukan setelah rangkaian hajatan pesta demokrasi Pemilu 2024.
"Hal ini sesuai dengan arahan Presiden Jokowi dan Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia. Sektornya adalah perbankan dan pendidikan," ucap Agung.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang