Penulis
“Karena di Kodam VI/Mulawarman hanya matra darat yang jadi kurikulum. Jadi, harus sesuai dan menunjang pelatihannya dengan matra darat," ujar Rachmat.
Rachmat menambahkan, komcad dibentuk untuk mempertebal, dan memperbesar kekuatan komponen utama. Indonesia yang notabene merupakan negara besar justru kekurangan komcad.
Indonesia diketahui hanya memiliki 9.011 tentara cadangan, sedangkan negara terdekat yakni Malaysia yang bila dilihat dari luas dan jumlah penduduk lebih kecil justru memiliki hingga 41.600 komcad.
"Adalah tugas bersama seluruh rakyat, membela negara itu merupakan hak dan kewajiban seperti yang sudah diamanatkan dalam UUD 1445 pasal 27 dan 30," tegas Rachmat.
Baca juga: Sambut HUT ke-79 RI di IKN, Kodam Mulawarman Kejar Persiapan Sarana dan Prasarana
Bela negara dapat teraktualisasi dengan beragam beragam profesi warga negara, berbuat yang terbaik, rela berkorban demi kecintaannya kepada bangsa Indonesia, dan menumbuhkan semangat nasionalisme.
Dalam amanah UU RI Nomor 23 Tahun 2019, komcad merupakan aplikasi dari sistem pertahanan dan keamanan rakyat semesta (sishankamrata).
Sishankamrata sendiri diartikan sebagai sistem yang disusun berdasarkan falsafah undang-undang dasar dengan tujuan untuk mewujudkan ketahanan nasional Indonesia yang merupakan strategi pertahanan negara.
“Maka, perekrutan dan sosialisasi Ini kita lakukan karena bangsa Indonesia membutuhkan generasi penerus yang lebih berkarakter dan berwawasan kebangsaan yang tinggi. Komcad merupakan sumber daya nasional yang disiapkan untuk di gerakan melalui mobilisasi guna memperbesar kekuatan utama TNI," tuntas Rachmat.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang