Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Percepat Realisasi MBG, Dinkes Balikpapan Latih 80 Penyedia Makanan

Kompas.com, 14 Januari 2025, 10:20 WIB
Hilda B Alexander

Penulis

NUSANTARA, KOMPAS.com - Dinas Kesehatan Kota Balikpapan menggelar pelatihan bagi seluruh penjama (penyedia) makanan pada usaha jasa boga yang telah menandatangani kontrak dengan pemerintah.

Pelatihan yang diikuti 80 orang ini merupakan bagian dari upaya proaktif percepatan pemberian makanan bergizi gratis (MBG) bagi anak sekolah.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Balikpapan Alwiati menuturkan, pelatihan diberikan dalam seluruh tahapan, mulai dari proses produksi, menjaga kesehatan lingkungan di area produksi, sarana penyediaannya, di lokasi kateringnya, pemilihan bahan yang memenuhi persyaratan kesehatan, hingga pengemasan.

Baca juga: Tahun 2025, Kasus HIV/AIDS di Balikpapan Berpotensi Meningkat

"Tujuan pelatihan ini adalah untuk menjamin bahwa makanan yang disediakan tersebut layak untuk dikonsumesi anak-anak," tutur Alwiati, Selasa (14/1/2025).

Dia menambahkan, selain proses produksi, sarana produksi MBG juga harus memenuhi persyaratan, dan dapat menjamin bahwa makanan yang disiapkan aman, sehat dan bergizi.

Dari hasil pelatihan ini, para penjama MBG akan mendapatkan sertifikat layak, higien, dan sanitasi. 

Sementara itu, Asisten Administrasi Umum Pemerintah Kota Balikpapan Andi Sri Juliaty menjelaskan, program MBG di sekolah Kota Balikpapan akan digelar dalam waktu dekat.

"Dari Badan Gizi Nasional (BGN) yang ditugaskan di Balikpapan sudah ada disini, jadi sekarang tinggal finalisasi teknis jasa boga," kata Andi.

Baca juga: Cegah Sebaran HMPV, DKK Balikpapan Aktifkan Kembali Tim Gerak Cepat

Menurutnya, penyedia jasa boga saat ini tengah menunggu kedatangan piring saji makan anak-anak yang saat ini sedang dalam perjalanan menuju Balikpapan.

Dalam menjalankan program MBG ini, Pemerintah Kota Balikpapan menggunakan tiga jasa boga lokal yang telah ditentukan Badan Gizi Nasional (BGN).

Mereka menyiapkan jenis makanan dengan nominal yang berbeda, sesuai dengan nilai kandungan gizi pada makanan tersebut.

Tujuh Sekolah

Pelaksanaan program MBG secara bertahap dimulai di tujuh sekolah di wilayah Kecamatan balikpapan Selatan.

Ketujuh sekolah tersebut adalah lima sekolah tingkat SD yakni SDN 010, SDN 015, SDN 016, SD Nurul Ilmi, SD Nurul Ilmi 1, dan dua sekolah tingkat SMP yakni SMPN 18 dan SMPN 26.

Seluruhnya memiliki sebanyak 3.335 murid penerima manfaat yang telah didata oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud).

"Mereka didata melalui orang tuanya apakah ada yang memiliki alergi contoh alergi ayam dan sebagainya, dan itu nanti akan diganti dengan makanan jenis lain namun memiliki kadar gizi yang sama," jelas Andi.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau