Penulis
Pangdam juga aktif melobi pembangunan akses jalan dari Long Bangun ke Long Nawang untuk mempermudah logistik dan penempatan pasukan.
"Jika akses jalan ini terwujud, logistik bisa lebih lancar, dan pasukan dapat ditempatkan 24 jam tanpa khawatir kelaparan," jelasnya.
Baca juga: Pangdam VI/Mulawarman Rudy Rachmat Prioritaskan 3 Tantangan Keamanan
Selain itu, Pangdam juga menyoroti isu ekonomi di wilayah perbatasan, terutama di Kecamatan Krayan, Kalimantan Utara.
Kekayaan alam Krayan, seperti beras dan peternakan, justru dinikmati oleh negara tetangga akibat minimnya aksesibilitas ke wilayah Indonesia.
Oleh karena itu, Kodam VI Mulawarman menginisiasi pembangunan jalan sepanjang 192 kilometer dari Krayan ke Malinau demi mengintegrasikan ekonomi lokal ke Indonesia.
Menurut Rudy, Kodam VI/Mulawarman akan terus menjaga profesionalisme melalui operasi dan latihan rutin, termasuk partisipasi dalam latihan bersama dengan negara tetangga.
Visi Profesional, Responsif, Integratif, Modern, dan Adaptif (PRIMA) menjadi landasan dalam setiap pelaksanaan tugas perbatasan ini.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang