Penulis
NUSANTARA, KOMPAS.com - Sekretaris Jenderal Kementerian Pertahanan Republik Indonesia (Sekjen Kemenhan RI) Letjen TNI Tri Budi Utomo berpesan kepada Pangdam VI/Mulawarman Mayjen TNI Rudy Rachmat Nugraha untuk melanjutkan penjagaan wilayah perbatasan.
Pesan ini disampaikan usai upacara penyerahan dan penerimaan pasukan di Markas Kodam VI/Mulawarman, Balikpapan, Kamis (2/1/2025).
Pentingnya memberikan perhatian wilayah perbatasan ini karena menyangkut kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Selain itu, wilayah perbatasan juga menjadi pintu masuk barang-barang ilegal seperti minuman keras (miras), narkoba, kain (busana), dan perdagangan orang.
Baca juga: Pangdam VI/Mulawarman Rudy Rachmat Prioritaskan 3 Tantangan Keamanan
"Oleh karena itu, saya mohon kepada Pangdam untuk bisa melanjutkan apa yang baru sedikit saya rintis ini. Seperti menjaga perbatasan sepanjang 1.038 kilometer. Di wilayah perbatasan hanya ada 31 pos, dan 7.500 patok. Sekitar 540 patok di antaranya dalam keadaan rusak," ungkap Tri Budi.
Selain masalah perbatasan, Tri Budi mengakui, ada banyak tugas lain yang belum dituntaskan seluruhnya karena keterbatasan.
Kendati demikian, dia mengapresiasi kinerja prajurit dan jajaran pimpinan Kodam VI/Mulawarman yang telah bahu-membahu menjaga stabilitas keamanan di wilayah teritorial Kodam VI/Mulawarman yang mencakup tiga provinsi, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, dan Kalimantan Utara.
Tri Budi Utomo tercatat menjabat sebagai Pangdam VI/Mulawarman sejak 27 Agustus 2020. Hingga 2 tahun 5 bulan masa jabatannya, telah banyak prestasi dan kinerja yang ditorehkan.
Baca juga: Kodam VI Mulawarman Dukung Transisi Energi Hijau di IKN
Banyak ragam tugas yang telah ditunaikan, mulai dari penanganan bencana banjir, gempa bumi, kebakaran hutan dan lahan (karhutla), penyelundupan dan perdagangan orang, penyelundupan miras, pencegahan dan penangkalan narkoba, hingga pengadaan dan pembebasan lahan untuk pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN).
Dalam menunaikan tugasnya ini, Tri Budi berkolaborasi dengan unsur Forkopimda seperti Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Kantor Wilayah Ditjen Bea Cukai Kalimantan Bagian Timur, Polda Kaltim, dan Kejaksaan Tinggi Kaltim.
Kodam VI/Mulawarman juga mendukung program pemerintah dalam pengadaan dan pembebasan lahan untuk pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN).
"Kami mendukung pemerintah melalui penertiban masyarakat yang tidak memiliki lahan. Kami tertibkan lahan yang memang diperuntukkan bagi pembangunan," imbuh Tri Budi.
Baca juga: Pangdam VI/Mulawarman Rudy Rachmat Prioritaskan 3 Tantangan Keamanan
Dukungan diberikan sejak pembangunan IKN dimulai pada tahun 2022 hingga sejumlah infrastruktur di dalamnya diresmikan Presiden Ke-7 RI Joko Widodo pada 2024.
"Saya sangat terkesan selama bertugas di Kodam VI/Mulawarman. Oleh karena itu saya mnegapresiasi seluruh prajurit dan jajaran pimpinan atas kerja sama yang telah terjalin selama ini," tuntas Tri Budi.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang