Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Otorita-Australia Siapkan Revolusi Mobilitas Cerdas Masa Depan IKN

Kompas.com, 28 April 2025, 23:19 WIB
Hilda B Alexander

Penulis

NUSANTARA, KOMPAS.com - Ibu Kota Nusantara (IKN) tidak hanya dirancang sebagai pusat pemerintahan baru Indonesia, tetapi juga sebagai kota cerdas berkelanjutan yang menjadi teladan global.

Salah satu pilar utama visi ini adalah Nusantara Urban Mobility Masterplan and Intelligent Mobility Ecosystem, sebuah program ambisius yang diprakarsai Otorita IKN bersama Kemitraan Indonesia-Australia untuk Infrastruktur (KIAT).

Kolaborasi yang telah dimulai sejak 2022 bersama Bappenas, ini bertujuan merevolusi mobilitas perkotaan melalui teknologi cerdas.

Baca juga: Tiga Pilar Utama Penentu Suksesnya Pembangunan Infrastruktur IKN

Pada 29 April 2025, kegiatan Co-Creation Intelligent Mobility Ecosystem Nusantara akan digelar untuk merumuskan peta jalan strategis yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan. 

Deputi Bidang Transformasi HIjau dan Digital Otorita IKN Mohammed Ali Berawi menuturkan, Otorita IKN menggandeng KIAT untuk menyusun Nusantara Urban Mobility Masterplan and Intelligent Mobility Ecosystem.

Program ini bukan sekadar rencana biasa, melainkan sebuah upaya kolaboratif untuk mengadopsi teknologi mobilitas cerdas terkini di jantung ibu kota baru Indonesia.

"Co-Creation Intelligent Mobility Ecosystem Nusantara ini juga untuk merumuskan perencanaan strategis mobilitas cerdas dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan," ujar Ale kepada Kompas.com, Senin (28/4/2025).

Baca juga: Pemdasus IKN Segera Dibentuk, Apa Kewenangannya?

Dukungan KIAT terhadap Kedeputian Transformasi Hijau dan Digital ini fokus pada penguatan penyusunan rencana induk mobilitas cerdas perkotaan yang terintegrasi.

Penting untuk dicatat, transportasi dan mobilitas cerdas adalah salah satu dari 6 domain utama dalam blueprint kota cerdas IKN yang mencakup transportasi, energi, pengelolaan sampah, dan lainnya.

Kolaborasi bersama antara Otorita, KIAT, dan Bappenas ini berfokus pada integrasi sektoral melalui penelahaan rencana mobilitas dari berbagai kementerian/lembaga (K/L) untuk disatukan dalam peta jalan yang selaras dengan visi IKN. 

Baca juga: Habis Blokir, Terbitlah Tender Proyek Baru Rp 3,4 Triliun di IKN

Kemudian mengidentifikasi teknologi mobilitas terbaru, seperti Autonomous Rapid Transit (ART), kendaraan listrik, dan smart traffic systems, untuk diuji coba dan diterapkan. 

Berikutnya, menyusun peta jalan yang mencakup tahapan implementasi, kebutuhan infrastruktur, dan faktor pendukung seperti regulasi dan pendanaan.

Dengan dukungan penuh dari KIAT, kajian teknis memasuki tahap perencanaan partisipatif.

Para pihak lintas K/L dan industri akan duduk bersama merumuskan peta jalan ekosistem transportasi dan mobilitas cerdas yang inovatif.

Ale menegaskan, dukungan dan kerja sama ini adalah kontribusi bersama untuk mewujudkan visi IKN.

"Dengan fokus pada mobilitas cerdas, IKN berpotensi menjadi pionir dalam penerapan teknologi transportasi masa depan, meninggalkan kota-kota lain dalam hal efisiensi, kenyamanan, dan keberlanjutan mobilitas," tuntas Ale.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau