Penulis
"Ini salah satu komitmen kami dalam menjaga keanekaragaman hayati, termasuk mendukung konservasi orangutan, meskipun wilayah IKN bukan habitat asli satwa ini," cetus Myrna.
Saat ini, tiga organisasi, termasuk Borneo Orangutan Survival Foundation (BOSF), aktif melakukan rehabilitasi orangutan di IKN, didukung oleh Otorita IKN.
Profesor Diego Ramírez-Lovering dari Monash University menyoroti bahwa perencanaan yang matang akan memastikan IKN mampu menghadapi tantangan di masa depan.
Kunci keberhasilan IKN adalah integrasi harmonis antara elemen manusia, alam, dan lingkungan buatan. Ini bukan sekadar pembangunan fisik, melainkan penciptaan ekosistem kota yang utuh, di mana teknologi dan alam saling mendukung.
Baca juga: 4.100 ASN Dipindahkan Bertahap ke IKN hingga Tahun 2028
Dengan berbagai upaya komprehensif ini, mulai dari adaptasi konsep sponge city, pemanfaatan teknologi canggih untuk mitigasi banjir, hingga program reforestasi masif dan konservasi satwa, Otorita IKN berkomitmen untuk meminimalkan risiko banjir dan memastikan keamanan, kenyamanan, serta keberlanjutan.
Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.