Penulis
NUSANTARA, KOMPAS.com – Suasana di Bandara Internasional Nusantara pada Selasa (30/12/2025) siang, mendadak khidmat, sekaligus melegakan.
Jarum jam menunjukkan pukul 12.49 WITA, saat sebuah pesawat berkelir abu-abu milik TNI Angkatan Udara jenis Boeing 737-900 menyentuh aspal runway dengan sempurna atau smooth landing.
Plt Kepala Bandara Internasional Nusantara, Imam Alwan, mengonfirmasi keberhasilan pendaratan dengan penumpang Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka beserta istrinya, tersebut.
Baca juga: Wapres Gibran Pastikan IKN 2028 Jadi Simbol Transformasi Peradaban RI
"Mendarat 12.49 local time. Alhamdulillah safe and smooth landing. Pesawat TNI AU jenis B737-900. Tidak ada pengawalan F16 atau pesawat lain," ungkapnya kepada Kompas.com.
Penerbangan tanpa pengawalan jet tempur ini seolah mengirimkan pesan ketenangan dan kepercayaan diri pemerintah atas keamanan di wilayah ibu kota baru.
Kunjungan perdana Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, meninjau titik-titik strategis di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP).
Fokus utama kunjungan lapangan ini adalah fasilitas peribadatan yang merepresentasikan kemajemukan Indonesia yakni Masjid Negara, dan Basilika Santo FRansiskus Xaverius.
Baca juga: IKN 2028: Laboratorium Masa Depan dan Cetak Biru Reindustrialisasi RI
Wapres menerima paparan mendalam bahwa pembangunan Masjid Negara hampir rampung sepenuhnya.
Dengan struktur megah terdiri dari 4 lantai utama dan 2 lantai mezzanine, masjid ini dirancang bukan hanya sebagai tempat salat, tapi juga pusat peradaban dengan adanya ruang sidang ma'rifat.
Progres Masjid Negara saat ini sudah mencapai 98,40 persen dengan kapasitas 60.000 jemaah.
Fasilitasnya dilengkapi dengan ruang imam, ruang wudu modern, dan kubah utama yang ikonik.
Baca juga: Rekor 37.000 Pengunjung Padati IKN, Bukti Publik Antusias
Sementara itu, Basilika Santo Fransiskus Xaverius Nusantara menunjukkan perkembangan fisik sebesar 97,5 persen.
Inilah sejarah baru bagi dunia religi tanah air. IKN akan memiliki Basilika pertama di Indonesia. Gereja ini ditargetkan rampung pada Februari 2026 dengan kapasitas 1.600 umat.
Peresmiannya direncanakan dilakukan serentak dengan Masjid Negara dan rumah ibadah lainnya pada pertengahan 2026 sebagai simbol moderasi beragama.
Suasana hangat tercipta di sela-sela peninjauan. Gibran tak segan menghentikan langkahnya untuk menyapa langsung para pekerja konstruksi yang sedang melakukan pekerjaan finishing di area masjid dan gereja.
Baca juga: Rekor 37.000 Pengunjung Padati IKN, Bukti Publik Antusias