Penulis
NUSANTARA, KOMPAS.com - Ibu Kota Nusantara (IKN) tidak hanya dibangun sebagai pusat administrasi, tetapi juga sebagai pusat peradaban dan pendidikan unggulan.
Salah satu fasilitas pendidikan yang tengah dibangun adalah SMA Taruna Nusantara IKN yang siap beroperasi dan menerima siswa baru pada tahun ajaran 2026.
Baca juga: IKN dalam Angka yang Tak Ada di Jakarta
Kunjungan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka pada Rabu (31/12/2025) menjadi penanda kuat bahwa infrastruktur pendidikan di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) telah mencapai fase siap pakai.
SMA Taruna Nusantara (SMA TN) merupakan sekolah berasrama yang menghasilkan lulusan unggul dengan karakter disiplin, berwawasan kebangsaan, dan siap berkontribusi bagi negara.
Di IKN, sekolah ini hadir dengan konsep yang lebih modern, mengusung prinsip green, smart, and sustainable.
SMA Taruna Nusantara IKN dilengkapi Klinik, Kantin, Student CenterBerada di zona pendidikan KIPP IKN, tepatnya di Sub Wilayah Perencanaan 1C, Zona Sarana Pelayanan Umum, berdekatan dengan area hunian ASN untuk memudahkan aksesitas.
Lokasi ini dipilih karena strategis dan mendukung visi IKN sebagai kota modern yang terintegrasi.
Baca juga: DIPA Otorita IKN Rp 6 Triliun Resmi Turun, Ke Mana Uang Ini Mengalir?
Total luas lahan mencapai 60,48 hektar, termasuk kawasan hijau, dengan luas bangunan inti sekitar 23,38 hektar.
Mengusung desain modern tropis yang memastikan sirkulasi udara alami dan penggunaan energi terbarukan (panel surya).
Selain ruang belajar, fasilitas yang melengkapinya adalah dormitori (asrama), klinik, kantin, lapangan olahraga, perpustakaan, dan student center.
Gedung Asrama SMA Taruna Nusantara IKNKehadiran SMA TN di IKN bukan hanya soal prestasi akademik, tetapi juga solusi bagi kekhawatiran ASN yang akan pindah ke IKN.
Baca juga: Daftar Megaproyek IKN yang Dikebut Tahun Ini
Wapres Gibran memastikan bahwa selain SMA TN, area pendidikan di KIPP juga mencakup jenjang SD, TK, hingga SMP yang berkualitas sama baiknya.
Selain sekolah, Wapres juga meninjau Pasar Modern KIPP dan Pasar Sepaku yang telah direvitalisasi, menunjukkan bahwa fasilitas penunjang hidup (ekonomi, akomodasi glamping, dan pendidikan) sudah siap menyambut penghuni baru.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang