Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

SMA Taruna Nusantara IKN Mulai Terima Siswa Baru Tahun Ajaran 2026

Kompas.com, 4 Januari 2026, 12:30 WIB
Add on Google
Hilda B Alexander

Penulis

NUSANTARA, KOMPAS.com - Ibu Kota Nusantara (IKN) tidak hanya dibangun sebagai pusat administrasi, tetapi juga sebagai pusat peradaban dan pendidikan unggulan.

Salah satu fasilitas pendidikan yang tengah dibangun adalah SMA Taruna Nusantara IKN yang siap beroperasi dan menerima siswa baru pada tahun ajaran 2026.

Baca juga: IKN dalam Angka yang Tak Ada di Jakarta

Kunjungan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka pada Rabu (31/12/2025) menjadi penanda kuat bahwa infrastruktur pendidikan di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) telah mencapai fase siap pakai.

Standar Baru Pendidikan Indonesia

SMA Taruna Nusantara (SMA TN) merupakan sekolah berasrama yang menghasilkan lulusan unggul dengan karakter disiplin, berwawasan kebangsaan, dan siap berkontribusi bagi negara.

Di IKN, sekolah ini hadir dengan konsep yang lebih modern, mengusung prinsip green, smart, and sustainable.

SMA Taruna Nusantara IKN dilengkapi Klinik, Kantin, Student CenterOIKN SMA Taruna Nusantara IKN dilengkapi Klinik, Kantin, Student Center
Pembangunan SMA TN IKN merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam menyediakan layanan pendidikan terpadu di KIPP.

Berada di zona pendidikan KIPP IKN, tepatnya di Sub Wilayah Perencanaan 1C, Zona Sarana Pelayanan Umum, berdekatan dengan area hunian ASN untuk memudahkan aksesitas.

Lokasi ini dipilih karena strategis dan mendukung visi IKN sebagai kota modern yang terintegrasi.

Baca juga: DIPA Otorita IKN Rp 6 Triliun Resmi Turun, Ke Mana Uang Ini Mengalir?

Total luas lahan mencapai 60,48 hektar, termasuk kawasan hijau, dengan luas bangunan inti sekitar 23,38 hektar.

Mengusung desain modern tropis yang memastikan sirkulasi udara alami dan penggunaan energi terbarukan (panel surya).

Selain ruang belajar, fasilitas yang melengkapinya adalah dormitori (asrama), klinik, kantin, lapangan olahraga, perpustakaan, dan student center.

Gedung Asrama SMA Taruna Nusantara IKNOIKN Gedung Asrama SMA Taruna Nusantara IKN
Magnet Bagi ASN dan Masyarakat Lokal

Kehadiran SMA TN di IKN bukan hanya soal prestasi akademik, tetapi juga solusi bagi kekhawatiran ASN yang akan pindah ke IKN.

Baca juga: Daftar Megaproyek IKN yang Dikebut Tahun Ini

Wapres Gibran memastikan bahwa selain SMA TN, area pendidikan di KIPP juga mencakup jenjang SD, TK, hingga SMP yang berkualitas sama baiknya.

Selain sekolah, Wapres juga meninjau Pasar Modern KIPP dan Pasar Sepaku yang telah direvitalisasi, menunjukkan bahwa fasilitas penunjang hidup (ekonomi, akomodasi glamping, dan pendidikan) sudah siap menyambut penghuni baru.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau