Penulis
Menyadari bahwa pembersihan fisik tidak akan pernah cukup tanpa perubahan perilaku, TNI AD mengedepankan langkah preventif melalui fungsi komando kewilayahan.
Peran Babinsa (Bintara Pembina Desa) menjadi krusial sebagai ujung tombak edukasi kepada warga binaan.
Baca juga: Indeks Harga Konsumen Kaltim Resilien di Tengah Volatilitas Emas Dunia
Sampah yang tidak terkelola dengan baik dipahami bukan hanya sebagai masalah estetika, melainkan pemicu bencana seperti pendangkalan saluran air dan banjir yang kerap menghantui wilayah perkotaan.
Sesuai dengan tugas pokok TNI AD dalam membantu pemerintah daerah, pendekatan preventif dilakukan melalui:
Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.