Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kodam VI/Mulawarman Bersihkan 312 Kg Sampah di Mangrove Somber

Kompas.com, 11 Februari 2026, 01:12 WIB
Hilda B Alexander

Penulis

NUSANTARA, KOMPAS.com - Menyadari bahwa kebersihan destinasi wisata adalah sangat penting bagi citra negara dan pertumbuhan ekonomi kreatif, jajaran Kodam VI/Mulawarman bergerak cepat.

Aksi nyata pembersihan sampah digelar di Kawasan Wisata Mangrove Somber, Balikpapan, Kalimantan Timur.

Baca juga: Menakar Peran Danantara, Katalis Investasi bagi Kaltim dan Gerbang IKN

Pada Jumat (06/02/2026), personel gabungan dari Penerangan Kodam (Pendam) VI/Mulawarman bersama Komando Rumah (Korum) Yonzipur 17/AD terjun langsung melaksanakan aksi gotong royong pembersihan sampah residu.

Langkah ini merupakan respons taktis atas instruksi pimpinan nasional mengenai pentingnya tata kelola sampah di lokasi publik.

Sampah 312 Kilogram

Mangrove bukan hanya benteng alami pesisir, tetapi juga daya tarik wisata edukasi di Kalimantan Timur.

Namun, ancaman sampah plastik dan residu rumah tangga seringkali tersangkut di akar-akar mangrove, merusak pemandangan sekaligus mengancam kelestarian ekosistem.

Baca juga: SMA Taruna Nusantara dan Sekolah Terpadu IKN Siap Sambut Siswa Baru

Dalam aksi kolaboratif yang melibatkan 120 personel gabungan, TNI berhasil mengangkat setidaknya 312 kilogram sampah.

Kapendam VI/Mlw, Kolonel Inf Gatot Teguh Waluyo, mengungkapkan, volume tersebut didominasi oleh limbah plastik dan kayu yang terbawa arus laut maupun kiriman dari hulu yang tersangkut di kawasan pasang surut Somber.

"Sinergi personel Pendam dan Korum Yonzipur 17/AD ini adalah bentuk respons cepat atas arahan Presiden RI serta penekanan Pangdam VI/Mlw. Kami ingin memastikan kawasan wisata tetap terjaga kebersihannya sehingga memberi kenyamanan bagi masyarakat dan wisatawan," tegas Gatot menjawab Kompas.com, Selasa (10/2/20260.

Dari Balikpapan Menuju Gerakan Masif Kewilayahan

Aksi di Mangrove Somber hanyalah sebuah permulaan. Kodam VI/Mulawarman telah memetakan rencana keberlanjutan untuk mereplikasi aksi serupa di seluruh wilayah kewenangan mereka.

Baca juga: Ada Berapa Rumah Sakit yang Sudah Beroperasi di IKN?

Pangdam VI/Mulawarman dipastikan akan meneruskan instruksi kepada seluruh satuan jajaran untuk aktif berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan unsur Forkopimda.

Respons cepat tidak hanya datang dari Pendam dan Yonzipur 17/AD, satuan lain seperti Deninteldam juga mulai menunjukkan pergerakan serupa.

Targetnya menjadikan budaya bersih sebagai gerakan yang masif dan berkelanjutan, bukan sekadar seremoni sesaat.

Lebih jauh, Pangdam VI/Mulawarman juga tengah menyiapkan program penghijauan strategis di sejumlah titik rawan.

Baca juga: IKN Siap Sambut Gelombang Eksodus ASN ke IKN, Ada Sekolah dan Rumah Sakit

Selain untuk menjaga keseimbangan alam, langkah ini diproyeksikan sebagai mitigasi bencana jangka panjang bagi wilayah-wilayah di bawah naungan Kodam VI/Mlw.

Edukasi dan Mitigasi: Peran Babinsa di Garis Depan

Menyadari bahwa pembersihan fisik tidak akan pernah cukup tanpa perubahan perilaku, TNI AD mengedepankan langkah preventif melalui fungsi komando kewilayahan.

Peran Babinsa (Bintara Pembina Desa) menjadi krusial sebagai ujung tombak edukasi kepada warga binaan.

Baca juga: Indeks Harga Konsumen Kaltim Resilien di Tengah Volatilitas Emas Dunia

Sampah yang tidak terkelola dengan baik dipahami bukan hanya sebagai masalah estetika, melainkan pemicu bencana seperti pendangkalan saluran air dan banjir yang kerap menghantui wilayah perkotaan.

Sesuai dengan tugas pokok TNI AD dalam membantu pemerintah daerah, pendekatan preventif dilakukan melalui:

Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau