Kawasan ini dikelilingi oleh area retensi air (embung) sehingga masjid seolah terapung.
Berbeda dengan kubah setengah bola, atap Masjid Negara berbentuk lipatan-lipatan melingkar yang menyerupai surban.
Baca juga: Rusun ASN IKN Dilengkapi Smart Home System, Standar Baru Hunian Birokrat
Secara teknis, ini menggunakan material komposit yang ringan namun sangat kuat terhadap cuaca tropis Kalimantan.
Selain itu, terdapat Menara setinggi 99 meter yang melambangkan Asmaul Husna. Menara ini tidak hanya berfungsi sebagai tempat pengeras suara, tetapi juga memiliki gardu pandang untuk melihat lanskap IKN.
Masjid Negara IKN dilengkapi fitur ramah lingkungan dengan sistem ventilasi alami yang memanfaatkan angin dari hutan sekitar.
Pemanfaatan pencahayaan alami dirancang secara maksimal melalui celah-celah geometris di atap, dan sistem pengolahan air wudhu untuk penyiraman taman (water recycling).
Fasilitas pendukung lainnya yakni ruang pertemuan, perpustakaan digital, serta area komersial UMKM yang terintegrasi dengan Plaza Edukasi Keagamaan.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang