Penulis
Ada cerita personal dari para siswa itu sendiri. Indah Arya Dwi Putri, salah satu siswa angkatan pertama, mengaku emosinya campur aduk.
"Saya merasa seneng banget karena menjadi experience pertama kali untuk merasakan pembangunan awal ini. Saya bakal cerita kalau di sini bagus banget, gedungnya bagus banget dan saya akan cerita kalau saya kangen dan sedih karena jauh dari orangtua," ungkapnya.
Baca juga: Plaza Seremoni IKN Sabet Penghargaan Internasional dari Malaysia
Cerita semacam ini penting dicatat. Jadi bagian dari sejarah memang terdengar keren, tapi realitanya tetap remaja usia SMA yang harus berpisah dari keluarga, membangun kehidupan baru di kampus yang belum sepenuhnya rampung.
Pande Made Putra Satria Wiguna punya pengalaman berbeda saat pertama kali melihat kampus barunya secara langsung. Selama ini ia hanya mengenal bangunan itu lewat layar gawai.
"Saya pertama kali melihat SMA Taruna Nusantara Kampus IKN bener-bener wow banget. Awalnya saya cuma melihat di internet apalagi kampus ini mirip dengan kampus Cimahi dan juga Malang. Dari segi bangunannya ini sudah sangat bagus tinggal difinishing saja dan sudah keren," katanya.
Baca juga: Proyek Kota Terpadu Ciputra di IKN Tunggu Infrastruktur Terbangun
Pande juga sadar betul konsekuensi dari status "angkatan pertama". Statusnya bukan cuma label kebanggaan, tapi tanggung jawab nyata.
"Untuk saya sendiri sebagai angkatan pertama di SMA Taruna Nusantara ini benar-benar salah satu yang menitikberatkan saya di sini. Kami harus bisa menjadi role model yang benar-benar bisa memotivasi mereka dan juga bisa menjadi role model terbaik bagi mereka," tuturnya.
Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.