Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Tol IKN Bakal Beroperasi 2027, Hutama Karya Siap Pegang Pengelolaan

Kompas.com, 2 Oktober 2026, 10:44 WIB
Hilda B Alexander

Penulis

NUSANTARA, KOMPAS.com - PT Hutama Karya (Persero) menyatakan kesiapannya untuk mengelola jaringan Jalan Tol Ibu Kota Nusantara (IKN) setelah Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo mengarahkan penunjukan BUMN tersebut sebagai pengelola saat tol beroperasi resmi pada 2027.

"Pengelolaan Tol IKN akan ditugaskan kepada Hutama Karya," ujar Dody, menjawab Kompas.com, usai sidak areal persawahan yang mengalami kekeringan di Bekasi, Karawang, dan Cirebon, Sabtu (26/9/2026).

Kesediaan Hutama Karya ini ini mempertegas perannya dalam mendukung percepatan infrastruktur dan penguatan konektivitas menuju kawasan ibu kota baru di Kalimantan Timur.

Baca juga: Gunadarma Jadi Kampus Pertama di IKN, Cetak 48 Mahasiswa

EVP Sekretaris Perusahaan PT Hutama Karya (Persero), Hamdani, menegaskan, perseroan siap menjalankan kepercayaan dari pemerintah dengan mengandalkan rekam jejak panjang perusahaan di bidang pengoperasian jalan tol, khususnya Jalan Tol Trans-Sumatera (JTTS).

Menurutnya, Hutama Karya mendukung upaya pemerintah dalam memperkuat konektivitas menuju IKN.

"Apabila dipercaya untuk mengelola Tol IKN, kami siap menjalankan amanah tersebut dengan mengedepankan keselamatan, kualitas layanan, dan tata kelola yang baik," ujar Hamdani saat dikonfirmasi Kompas.com, Kamis (1/10/2026).

Menunggu keputusan resmi pemerintah

Mengenai mekanisme rinci dan kepastian tanggal pengoperasian, manajemen Hutama Karya menegaskan bakal mengikuti seluruh prosedur dan regulasi yang ditetapkan oleh Kementerian PU maupun Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT).

"Terkait skema pengelolaan serta waktu pengoperasiannya, Hutama Karya akan mengikuti keputusan pemerintah dan ketentuan yang berlaku," tutur Hamdani.

Baca juga: ITS Sabet Juara Umum Kontes Robot Terbang Indonesia 2026 di IKN

Ia menambahkan, kehadiran jaringan Tol IKN diharapkan tidak hanya memangkas waktu tempuh dari Balikpapan menuju Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN, tetapi juga menjadi pemantik pertumbuhan ekonomi baru di wilayah sekitarnya.

"Kami berharap kehadiran Tol IKN dapat memberikan manfaat nyata bagi mobilitas masyarakat dan pertumbuhan ekonomi kawasan," katanya.

Pangkas waktu tempuh ke KIPP IKN

Jaringan Tol IKN dirancang untuk menghubungkan Kota Balikpapan langsung ke KIPP IKN di Penajam Paser Utara.

Kehadiran tol ini diproyeksikan mampu memangkas waktu tempuh secara signifikan dari semula sekitar 2 jam melalui jalan arteri nasional menjadi hanya 30 hingga 45 menit.

Baca juga: 36 Persen Hutan IKN Dicaplok Pendatang, Satu Orang Kuasai 5 Hektar

Sebelumnya, Menteri PU Dody Hanggodo menyampaikan, penunjukan pengelola jalan tol merupakan bagian dari persiapan matang sebelum jaringan bebas hambatan tersebut dioperasikan secara komersial dan penuh pada tahun 2027.

Dengan kesiapan Hutama Karya, fokus pemerintah tertuju pada penyelesaian sisa pengerjaan fisik, uji laik fungsi (ULF), hingga penetapan tarif operasional untuk memastikan standar keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan terpenuhi secara optimal.

Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau