Penulis
NUSANTARA, KOMPAS.com - PT Hutama Karya (Persero) menyatakan kesiapannya untuk mengelola jaringan Jalan Tol Ibu Kota Nusantara (IKN) setelah Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo mengarahkan penunjukan BUMN tersebut sebagai pengelola saat tol beroperasi resmi pada 2027.
"Pengelolaan Tol IKN akan ditugaskan kepada Hutama Karya," ujar Dody, menjawab Kompas.com, usai sidak areal persawahan yang mengalami kekeringan di Bekasi, Karawang, dan Cirebon, Sabtu (26/9/2026).
Kesediaan Hutama Karya ini ini mempertegas perannya dalam mendukung percepatan infrastruktur dan penguatan konektivitas menuju kawasan ibu kota baru di Kalimantan Timur.
Baca juga: Gunadarma Jadi Kampus Pertama di IKN, Cetak 48 Mahasiswa
EVP Sekretaris Perusahaan PT Hutama Karya (Persero), Hamdani, menegaskan, perseroan siap menjalankan kepercayaan dari pemerintah dengan mengandalkan rekam jejak panjang perusahaan di bidang pengoperasian jalan tol, khususnya Jalan Tol Trans-Sumatera (JTTS).
Menurutnya, Hutama Karya mendukung upaya pemerintah dalam memperkuat konektivitas menuju IKN.
"Apabila dipercaya untuk mengelola Tol IKN, kami siap menjalankan amanah tersebut dengan mengedepankan keselamatan, kualitas layanan, dan tata kelola yang baik," ujar Hamdani saat dikonfirmasi Kompas.com, Kamis (1/10/2026).
Mengenai mekanisme rinci dan kepastian tanggal pengoperasian, manajemen Hutama Karya menegaskan bakal mengikuti seluruh prosedur dan regulasi yang ditetapkan oleh Kementerian PU maupun Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT).
"Terkait skema pengelolaan serta waktu pengoperasiannya, Hutama Karya akan mengikuti keputusan pemerintah dan ketentuan yang berlaku," tutur Hamdani.
Baca juga: ITS Sabet Juara Umum Kontes Robot Terbang Indonesia 2026 di IKN
Ia menambahkan, kehadiran jaringan Tol IKN diharapkan tidak hanya memangkas waktu tempuh dari Balikpapan menuju Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN, tetapi juga menjadi pemantik pertumbuhan ekonomi baru di wilayah sekitarnya.
"Kami berharap kehadiran Tol IKN dapat memberikan manfaat nyata bagi mobilitas masyarakat dan pertumbuhan ekonomi kawasan," katanya.
Jaringan Tol IKN dirancang untuk menghubungkan Kota Balikpapan langsung ke KIPP IKN di Penajam Paser Utara.
Kehadiran tol ini diproyeksikan mampu memangkas waktu tempuh secara signifikan dari semula sekitar 2 jam melalui jalan arteri nasional menjadi hanya 30 hingga 45 menit.
Baca juga: 36 Persen Hutan IKN Dicaplok Pendatang, Satu Orang Kuasai 5 Hektar
Sebelumnya, Menteri PU Dody Hanggodo menyampaikan, penunjukan pengelola jalan tol merupakan bagian dari persiapan matang sebelum jaringan bebas hambatan tersebut dioperasikan secara komersial dan penuh pada tahun 2027.
Dengan kesiapan Hutama Karya, fokus pemerintah tertuju pada penyelesaian sisa pengerjaan fisik, uji laik fungsi (ULF), hingga penetapan tarif operasional untuk memastikan standar keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan terpenuhi secara optimal.
Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.