Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Dua Perempuan Deputi, Kartini Pengawal Pembangunan IKN

Kompas.com, 21 April 2025, 05:30 WIB
Add on Google
Hilda B Alexander

Penulis

NUSANTARA, KOMPAS.com - Di tengah ambisi besar Indonesia untuk membangun Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur (Kaltim), dua perempuan hebat menonjol sebagai pengawal utama pembangunan kota masa depan ini.

Myrna Asnawati Safitri dan Mia Amalia, dua deputi di Otorita IKN, ini tidak hanya membawa keahlian profesional, tetapi juga semangat Kartini dalam memperjuangkan pembangunan yang berkelanjutan, inklusif, dan berwawasan lingkungan.

Dengan latar belakang yang berbeda namun saling melengkapi, mereka berperan strategis dalam mewujudkan visi IKN sebagai smart forest city.

Berikut profil keduanya

Myrna Asnawati Safitri: Putri Kaltim Penjaga Lingkungan IKN

Myrna Asnawati Safitri kelahiran Samarinda, Kaltim, adalah Deputi Bidang Lingkungan Hidup dan Sumber Daya Alam Otorita IKN yang dilantik pada 13 Oktober 2022 berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 123/TPA Tahun 2022.

Baca juga: Diam-diam, Kantor Kementerian Koordinator 3 di IKN Sudah Dipakai Rapat

Sebagai putri daerah, Myrna membawa kebanggaan Kaltim dengan keahliannya di bidang hukum lingkungan dan pengelolaan sumber daya alam.

Ia adalah doktor ilmu hukum dari Universitas Leiden, Belanda, dengan gelar magister antropologi dari Universitas Indonesia dan sarjana hukum dari Universitas Brawijaya.

Sebelum bergabung dengan Otorita IKN, Myrna menjabat sebagai Deputi Bidang Edukasi, Sosialisasi, Partisipasi, dan Kemitraan di Badan Restorasi Gambut dan Mangrove (BRGM) sejak 2016.

Di sana, ia merancang program seperti Desa Mandiri Peduli Gambut dan Desa Mandiri Peduli Mangrove, yang menunjukkan komitmennya terhadap pelestarian lingkungan dan pemberdayaan masyarakat.

Pengalaman ini menjadi modal berharga dalam tugasnya di IKN, di mana ia bertanggung jawab menjadikan IKN sebagai smart forest city dengan 75 persen wilayahnya tetap hijau.

Baca juga: Menanti Perisai Udara Ibu Kota Nusantara

Salah satu fokus Myrna adalah Persemaian Mentawir di Sepaku, yang mendukung penghijauan, serta pengelolaan mangrove di Penajam Paser Utara dan Balikpapan.

Ia juga mendorong mitigasi bencana melalui penanaman pohon dan pembuatan embung untuk pengendalian banjir, sembari melibatkan masyarakat dalam sistem tanggap bencana.

Mia Amalia: Ahli Perencanaan dan Tata Ruang IKN

Mia Amalia, yang dilantik sebagai Deputi Bidang Perencanaan dan Pertanahan pada Februari 2023, membawa pengalaman mendalam di bidang perencanaan pembangunan.

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau