Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kopi Liberika Jadi Komoditas Unggulan IKN, Apa Istimewanya?

Kompas.com, 2 Oktober 2025, 12:42 WIB
Add on Google
Aisyah Sekar Ayu Maharani,
Hilda B Alexander

Tim Redaksi

NUSANTARA, KOMPAS.com - Kopi liberika digadang menjadi komoditas unggulan di Ibu Kota Nusatara (IKN) pada masa mendatang.

Penanaman pohon kopi liberka oleh Otorita IKN dengan Dinas Perkebunan Provinsi Kalimantan Timur dilakukan pada Rabu (01/10/2025) dalam rangka memperingati Hari Kopi Nasional.

Acara berlangsung di Embung MBH dan dilanjutkan dengan diskusi di Gedung Kemenko 3, Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN.

Baca juga: Menuju Ibu Kota Politik 2028, Bagaimana Progres Terbaru IKN?

Mengusung tema “Menggali Potensi Pengembangan Kopi Liberika di Kalimantan Timur Sebagai Komoditas Unggulan”, agenda ini dihadiri oleh sejumlah mitra, di antaranya Pusat Penelitian Kopi Kalimantan Timur serta para pendamping pengembangan masyarakat desa.

Rangkaian kegiatan diawali dengan penanaman 110 pohon kopi liberika di kawasan Embung MBH, kemudian dilanjutkan dengan Webinar Bincang Komoditas Perkebunan Lestari Kalimantan Timur (Bingka Kaltim) seri ke-9.

"Acara ini adalah bagian dari upaya bersama untuk menghidupkan dan membangun Nusantara sebagai ibu kota baru Indonesia," ujar Direktur Ketahanan Pangan Otorita IKN, Setia Lenggono, dikutip dari keterangan resmi, Kamis (02/10/2025).

Baca juga: Adian Napitupulu Yakin IKN Rampung Seluruhnya 2027

Webinar Bingka Kaltim ke-9 menghadirkan berbagai narasumber, mulai dari Asosiasi Café dan Barista Kaltim, Petani Kopi Liberika, Ketua Substansi Benih Tanaman, Pusat Penelitian Kopi dan Kakao, hingga pelaku usaha hotel dan pariwisata, serta pendamping pemberdayaan masyarakat.

Kepala Dinas Perkebunan Kalimantan Timur yang diwakili oleh Ketua Harian Forum Komunikasi Perkebunan Berkelanjutan Kaltim, Yus Alwi Rahman, menekankan bahwa kopi liberika memiliki prospek besar untuk dikembangkan sebagai komoditas unggulan di masa depan.

"Keunggulan kopi liberika ini luar biasa, sangat adaptif dengan berbagai kondisi cuaca dan lokasi sehingga cocok ditanam di Kalimantan Timur. Selain memiliki cita rasa khas yang kuat, kopi liberika juga memiliki potensi pasar yang luas," jelasnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau