Penulis
Oleh karena itu, lanjut Bernie, harus segera dilakukan langkah rill dan koordinatif cepat agar risiko keberlanjutan bisa dimitigasi.
Baca juga: Kabar Terbaru Bandara VVIP IKN, Lahan 22 Warga Belum Dibebaskan
Ketiga, pada tahapan pembangunan saat ini dapat terjadi kerusakan dan ketidakseimbangan akibat praktek pekerjaan pembangunan yang tidak berkelanjutan (sustainable).
"Ini yang mengemuka saat ini, dan dirasakan dalam bentuk polusi, kumuh, jorok, dan lain-lain," pungkasnya.
Perbaikan
Sementara itu, Deputi Otorita IKN (OIKN) Dhony Rahajoe memastikan akan melakukan koordinasi untuk dilakukan perbaikan-perbaikan.
"Hal ini mengingat kegiatan (konstruksi) saat ini dilakukan oleh berbagai pihak, saya teruskan untuk koordinasi perbaikannya, ok," kata Dhony.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang