Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Otorita Tindaklanjuti Arahan Jokowi Terkait Investasi Microsoft di IKN

Kompas.com, 2 Mei 2024, 14:48 WIB
Add on Google
Hilda B Alexander

Penulis

NUSANTARA, KOMPAS.com - Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) siap menerima arahan untuk menindaklanjuti hasil pertemuan Presiden Joko Widodo dan komitmen Microsoft untuk dapat melakukan investasi teknologi di Indonesia.

Sebelumnya pada tahun 2023 lalu, OIKN melalui Kedeputian Transformasi Hijau dan Digital dan Microsoft telah menandatangani MoU dengan ruang lingkup kerjasama pengembangan dan implementasi solusi layanan kota cerdas IKN.

Termasuk pemanfaatan kecerdasan buatan, pengembangan infrastruktur digital dan keamanan siber, serta pengembangan pendidikan dan keterampilan, pendidikan, riset dan pelatihan teknologi digital online.

Baca juga: Karena IKN, Seat Penerbangan ke Balikpapan Susah Didapat

Deputi Transformasi Hijau dan Digital OIKN Mohammed Ali Berawi mengatakan, kerjasama pengembangan teknologi digital ini diharapkan dapat inklusif dan berkelanjutan, sehingga mampu meningkatkan kapasitas dan kompetensi Sumber Daya Manusia (SDM) Indonesia dalam pengembangan pengetahuan dan teknologi.

"Kemampuan penguasaan teknologi ini menjadi salah satu kunci penting untuk mewujudkan Indonesia maju pada 2045," ujar Ali kepada Kompas.com, Rabu (1/5/2024).

Untuk diketahui, kerja sama antara OIKN dan Microsoft dikukuhkan pada Selasa (14/11/2023) di San Francisco, California, Amerika Serikat, jelang konferensi tingkat tinggi (KTT) Asia Pacific Economic Cooporation (APEC).

Kepala OIKN Bambang Susantono mengatakan kerja sama dengan perusahaan-perusahaan penyedia teknologi digital, patut diapresiasi.

Baca juga: Bocoran Interior Istana Negara IKN, Ada 11 Ruang dengan Artwork Nusantara

“Kami sangat berterima kasih dengan kolaborasi yang terjadi untuk membangun IKN Nusantara,” kata Bambang.

Hal ini selaras dengan keinginan menjadikan IKN jadi salah satu pusat pertumbuhan ekonomi Indonesia.

“Transformasi ini adalah salah satu tujuan kami,” kata Bambang.

Dengan konsep ini, akan menjadikan kehidupan di ibu kota baru jadi lebih efektif dan tentu berkelanjutan.

Bukan hanya dengan Microsoft, sejumlah perusahaan penyedia teknologi lain juga sudah meneken kerja sama dengan IKN.

Sebelumnya MoU juga ditandatangani dengan Cisco, ESRI, dan Autodesk. Penjajakan juga dilakukan dengan raksasa industri digital dunia yaitu Meta yang berlangsung di kantor Meta di Amerika Serikat.

Baca juga: 50 Calon Investor Malaysia Boyongan ke IKN, 4 Berminat

Mike Yeh dari Microsoft menegaskan kesiapannya mendukung digitalisasi di IKN. Terlebih selama ini Microsoft menerapkan nilai tanggung jawab, keterlibatan semua pihak, dan keberlanjutan dalam pengembangan teknologi digital.

Mike mengatakan dengan penerapan teknologi digital ini, IKN bisa menjadi kawasan terpadu masa depan.

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau