Penulis
Ale mengaku, jalur yang akan digunakan ini sempat mengalami perubahan karena ada ketidaksesuaian antara desain dan spesifikasi dengan yang terpasang di lapangan.
Namun demikian, ketika dia meninjau langsung Jalan Sumbu Kebangsaan Sisi Barat pada Kamis (18/7/2024), ukuran lebar jarak marka-nya sudah sesuai.
"Ya kemarin sempat perlu perubahan ukuran lebar jarak marka-nya untuk menyesuaikan dengan specification ART-nya," cetus Ale.
Adapun interior ART ini dirancang demikian luas, berdesain modern, dinamis dan elegan, dengan ceiling tinggi sehingga dapat mengakomodasi penumpang dengan tinggi badan lebih dari 1,8 meter.
Sementara spesifikasi teknisnya mencakup panjang 30.2 meter, lebar 2.65 meter, dengan kapasitas tampung maksimal 302 penumpang.
Trem otonom berbobot penuh 54 ton ini dapat mengaspal dengan kecepatan maksimal 80 kilometer per jam.
Selain itu, gradient maximum mencapai 10 persen, dan minimum turning radius 15 meter. Adapun kapasitas baterai menembus 294 kW dan kebutuhan daya listrik AC380V; 50Hz.
Baca juga: Intip Desain Istana Wapres IKN, Dibangun Dalam Waktu Dekat
Ale menjelaskan, ART merupakan kereta berpemandu lidar (deteksi dan jangkauan cahaya) untuk angkutan penumpang perkotaan.
"Sistem ART dapat beroperasi secara mandiri tanpa memerlukan sensor pemandu," imbuh Ale.
Namun demikian, CRRC Zhuzhou & Norinco belum ditetapkan sebagai penyedia transportasi cerdas berkelanjutan di IKN.
Pihaknya membuka kesempatan bagi pabrikan lain untuk melakukan PoC produk sekaligus menunjukkan keandalannya di IKN sebagai living lab bagi kemajuan teknologi terbaru di bidang transformasi hijau dan digital.
"Selain itu, masih ada proses berikutnya yakni pelelangan. Nah, jika kelak terpilih pemenangnya, maka ART akan mengaspal di jalur sepanjang 4,9 kilometer di Jalan Kebangsaan Sisi Barat dan Timur yang akan dilengkapi 6 buah halte," papar Ale.
Kendati demikian, ART buatan CRRC Zhuzhou & Norinco ini telah lama mengaspal di negaranya sejak 2017 dengan kapasitas dapat menampung 300 penumpang.
Jalan Sumbu Kebangsaan Sisi Barat di Ibu Kota Nusantara (IKN) sebagai jalur PoC kereta otonom yang akan diuji coba pada 10 Agustus 2024.Untuk diketahui, PoC ini dilakukan berdasarkan nota kesepahaman atau MoU yang ditandatangani OIKN dan CRRC Zhuzhou & Norinco dengan tujuan untuk mengevaluasi keandalan dan pemanfaatan teknologi terbaru perkeretaapian trem otonom selama dua bulan, mulai Agustus hingga Oktober 2024.
"Ini menandai fase intensif dalam penerapan dan evaluasi teknologi ini," cetus Ale.