NUSANTARA, KOMPAS.com - Jembatan Pulau Balang menjadi salah satu infrastruktur ikonik di Ibu Kota Nusantara (IKN).
Pasalnya, jembatan yang telah diresmikan bulan Juli 2024 lalu tersebut dicat menggunakan warna merah menyala.
Jembatan Pulau Balang diwarnai dengan cat Prothane Polyurethane Topcoat PUT-50800 dari Propan Raya.
Baca juga: UMK Balikpapan Naik 6 Persen Tahun 2025
Cat Prothane Polyurethane Topcoat PUT-50800 adalah cat yang dirancang khusus untuk aplikasi eksterior, terutama pada struktur yang membutuhkan ketahanan terhadap cuaca ekstrem dan paparan langsung terhadap sinar matahari.
Diklaim memiliki daya tahan tinggi terhadap sinar UV, kelembapan, dan perubahan suhu yang drastis, memastikan warna merah tetap segar dan tidak mudah pudar dalam kondisi cuaca tropis yang ekstrem.
Cat ini juga memiliki ketahanan tinggi terhadap korosi dan paparan bahan kimia. Perlindungan ini sangat penting untuk memastikan struktur jembatan tetap kokoh dan terlindungi dari kerusakan akibat polusi udara dan kelembapan tinggi di lingkungan sekitarnya.
Heavy Duty Metal Protective Coatings Manager Propan Raya Asep Syamsul mengatakan Prothane Polyurethane Topcoat PUT-50800 merupakan produk dengan ketahanan tinggi yang telah terbukti digunakan di beberapa infrastruktur jembatan.
Baca juga: Survei Pemetaan Kawasan Bandara IKN, TNI AU Kerahkan Drone
Di sisi lain, pembangunan Jembatan Pulau Balang memakan anggaran senilai Rp 1,43 triliun.
Jembatan tipe cable stayed ini dibangun berdasarkan kerja sama antara Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur, Pemerintah Kabupaten Penajam, serta Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara.
Proyek pembangunan yang dilakukan yakni jembatan utama sepanjang 804 meter, jembatan pendekat sepanjang 167 meter, dan jalan akses sepanjang 1.807 meter.
Kontraktor pelaksana pembangunan Jembatan Pulau Balang adalah Hutama Karya, Adhi Karya dan Bangun Cipta (KSO), serta yang bertindak sebagai Konsultan Supervisi adalah PT Adiya Widyajasa KSO, PT Wira Widyatama, dan PT Hanata.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang