Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Lahan IKN Seluas 8.420 Hektar Sukses Dihutankan Kembali

Kompas.com, 30 Januari 2025, 15:10 WIB
Hilda B Alexander

Penulis

NUSANTARA, KOMPAS.com - Kedeputian Lingkungan Hidup dan Sumber Daya Air Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) telah berhasil menghutankan kembali atau reforestasi lahan seluas 8.420 hektar di wilayah delineasi IKN.

Direktur Pengembangan Pemanfaatan Kehutanan dan Sumber Daya Air Otorita IKN Pungky Widiaryanto mengungkapkan, kegiatan reforestasi wilayah delineasi IKN dilaksanakan sejak  tahun 2022 hingga saat ini.

"Penghutanan kembali ini melibatkan berbagai pihak, termasuk instansi pemerintah, perusahaan swasta, yayasan, dan perguruan tinggi, dalam pengelolaan rimba kota," ujar Pungky kepada Kompas.com, Selasa (28/1/2025).

Baca juga: Viral Foto NASA soal Penyusutan Hutan di IKN, Ini Klarifikasi Otorita

Menurut Pungky seiring dengan pembangunan infrastruktur fisik IKN, kegiatan reforestasi terus digencarkan untuk menciptakan kembali hutan hujan tropis.

Kedeputian Lingkungan Hidup dan Sumber Daya Air OIKN bekerja sama dengan berbagai pihak, baik pemerintah maupun swasta, untuk menanam pohon-pohon khas Kalimantan seperti meranti dan ulin.

Strategi yang diterapkan adalah adalah menggunakan pohon eucalyptus yang ada sebagai naungan bagi tanaman baru.

Ketika eucalyptus mati, pohon-pohon khas Kalimantan akan siap tumbuh dengan baik.

"Selain itu, kami juga menerima penyediaan bibit gratis dari Persemaian Mentawir, yang sangat membantu dalam mempercepat proses reforestasi," tambah Pungky.

Reforestasi terus dilakukan guna mengejar target ambisius untuk mengubah 65 persen dari luas area IKN menjadi kawasan lindung dengan tutupan hutan hujan tropis.

Baca juga: Jutaan Bibit Gratis dari Persemaian Mentawir Cukupi Reforestasi IKN

Pungky mengakui, reforestasi adalah upaya besar yang memerlukan dukungan dari semua kalangan.

"Oleh karena itu, kami mengajak seluruh masyarakat untuk berpartisipasi dan berkolaborasi dalam upaya reforestasi ini," cetus Pungky.

Kolaborasi ini bertujuan untuk memastikan bahwa strategi reforestasi kami didasarkan pada penelitian ilmiah yang kuat dan praktik terbaik global.

OIKN juga menggandeng unit kerja pada Kementerian Kehutanan melalui BPDAS Mahakam Berau, untuk mendapatkan dukungan teknis dalam rehabilitasi lahan.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau