Penulis
Dengan hadirnya SPPG ini, diharapkan program MBG dapat berjalan dengan lancar dan memberikan manfaat yang besar bagi anak-anak di Kaltim.
Secara Nasional, program MBG dimulai pada 6 Januari 2025 dengan jumlah penerima manfaat sebanyak 600.000 siswa yang tersebar di 26 provinsi.
Setiap pagi atau siang, pelajar mendapatkan kiriman makanan yang diproduksi oleh 190 SPPG.
Program ini merupakan salah satu janji politik Presiden Prabowo. Oleh karena itu, dia pun berupaya untuk mengakselerasi program unggulan tersebut.
Baca juga: Tarik Investasi, Otorita Gelar Market Sounding IKN 24 Februari
Dikutip dari Kompas.id, dalam waktu sekitar sebulan, jumlah penerima manfaat mencapai 770.000 siswa atau meningkat hingga 28 persen.
Prabowo bahkan menargetkan penerima manfaat program MBG mencapai 1 juta siswa pada akhir Februari ini.
Jumlah penerima manfaat pun ditargetkan terus meningkat menjadi 6 juta orang pada akhir Juli mendatang.
Untuk mengakselerasi janji tersebut, Prabowo juga terus menambah anggaran MBG.
Jika pada awal-awal pemerintahan anggaran untuk MBG sekitar Rp 71 triliun, jumlahnya terus bertambah menjadi Rp 171 triliun.
Penambahan anggaran itu berasal dari kebijakan efisiensi yang diterbitkan pada 22 Januari lalu melalui Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025 tentang Efisiensi Belanja dalam Pelaksanaan APBN dan APBD Tahun 2025.